Dengarkan Artikel
Oleh Ilhamdi Sulaiman.
(Sesungguhnya Aku akan mengumpulkan kembali tulang belulangmu yang tercecer dan menyempurnakannya.”
Al Qiamah
Dalam hisab aku menyaksikan
umat berbaris panjang tanpa ujung.
Tak ada darah, warna,
Maupun keyakinan
semua tanggal
tinggal nama dan dosa.
Astaghfirullahal ‘adzim… Astaghfirullahal ‘adzim… Astaghfirullahal ‘azhim…
Desah ampun menjelma gelombang,
menggetarkan langit pengadilan.
Wajah-wajah telanjang dari topeng dunia.
cemas bercampur harap
bahagia yang gemetar oleh takut.
Astaghfirullahal ‘azhim.
📚 Artikel Terkait
Tasbih bersahut-sahutan
Subhanallah, walhamdulillah
Allahu Akbar tak terbilang,
terucap dengan hikmah lahir
dari gentar.
Tiba-tiba
gunung meletus
bumi menganga
asap, lahar, dan batu beterbangan
ringan seperti kapas
mematikan seperti takdir.
Tiba-tiba air meluap
melampaui kisah banjir Aceh Sumatera,
menelan darat, doa, jerit manusia.
Orang-orang berlari
nafsi – nafsi untuk menyelamatkan dirinya sendiri.
Lalu sunyi.
Lebih sunyi dari kematian.
Dan suara itu turun,
menembus jiwa yang tersisa,
“Yā ayyatuha an-nafsul muṭma’innah,
irji‘ī ilā rabbiki rāḍiyatan marḍiyyah.
Wahai jiwa yang tenteram,
kembalilah kepada Tuhanmu
dalam ridha dan diridhai.
Masuklah ke dalam golongan hamba-Ku.
Masuklah
ke dalam surga-Ku.”
Andai kejadian itu tiba
tak siapa yang kuasa
menolaknya.
Jum’at 9 Januari 2026.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





