Minggu, April 19, 2026

Kala Belantara Bicara

Desember 2025

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani Yunis

Kala hutan belantara bicara

Dengan cara-cara luar biasa

Semua bisa terjadi tanpa diduga

Mengalir lancar dari belantara

Membentuk sketsa-sketsa luka

Berwarna dan corak diorama

Dalam sejuta makna

Itulah bencana

Kala hutan belantara bicara 

Tanpa kata-kata dan retorika

Seperti kata-kata yang keluar dari mulut manusia

Moncong pengusaha dan penguasa

Kala hutan belantara berbicara

Tidak  pernah bisa berkata dusta

Juga tak pernah bercanda

Pesannya sangat lah nyata

Kala hutan belantara bicara

Tidak perlu data dalam susunan angka

Gelondongan kayu adalah juru bicara 

Menjelaskan berbagai fakta luar biasa

Banjir adalah air mata belantara

Mengalir deras lewat tebing dan bibir

Dalam bahasa yang bergemuruh 

Kala pohon-pohon yang mencengkeram hara, rubuh

Menghempas segala yang ada

Pohon-pohon yang mencekam bumi rubuh

Dalam tajamnya suara belantara 

Kala hutan belantara bicara

Menyampaikan pesan tentang derita

Bahwa bukan pembabat hutan yang diraba

Pasti rakyat jelata yang binasa

Kini, semua telah jadi fakta

Bahwa alam dan hutan tak pernah berdusta

Seperti manusia serakah yang durjana

Yang mengejar materi semata

Lalu, para penguasa dan pengusaha

Pelaku durjana

Terus membangun citra di tengah bencana

Melumuri derita korban bencana dengan retorika

Masih belum cukupkah bukti yang terbuka

Kala kayu gelondong diam tak bicara

Penuh sesak si setiap tanah bencana 

Hingga berharap gajah datang membela

Sementara  habitat mereka sudah tiada

Dengarkah suara hutan belantara

Simaklah segala bukti nyata

Yang kini ada di hadapan kita

Adalah realita buah tangan manusia

Tentang Penulis
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist