POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Tutup Tambang Ilegal, Buka Tambang Rakyat: Solusi atau Kamuflase Baru?

RedaksiOleh Redaksi
October 8, 2025
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rivaldi

Ketika pemerintah berkoar “menutup tambang ilegal”, publik berharap ada perbaikan nyata. Namun sayangnya, kaset lama, judul baru kembali dimainkan dengan judul baru: tambang ilegal ditutup, tambang rakyat dibuka. Padahal akar masalahnya bukan semata soal legalitas, melainkan paradigma ekstraktif yang terus menjadikan alam sebagai objek eksploitasi tanpa batas.

Faktanya, tambang rakyat kerap hanya menjadi legalisasi penderitaan rakyat.

Rakyat tetap menjadi buruh di tanahnya sendiri, sementara pemodal dan alat berat masih dikuasai oleh segelintir elite. Nama boleh berubah, tapi air tetap keruh, hutan tetap gundul, dan tanah tetap kehilangan daya hidupnya. Legal bukan berarti berkeadilan.

📚 Artikel Terkait

Teman

Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat

SDIT Muhammadiyah Manggeng Mempelajari Proses Pembuatan Ikan Asin

Celoteh Pagi

Ironisnya, kebijakan ini sering dibungkus dengan narasi “pemberdayaan rakyat”. Padahal yang diberdayakan hanya segelintir pihak, sementara yang diberi daya rusak adalah bumi. Jika pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat, maka seharusnya fokusnya bukan membuka tambang baru, tetapi membuka jalan keluar dari ketergantungan pada tambang.

Kita butuh transisi ekonomi pasca tambang pertanian hijau, energi terbarukan, koperasi rakyat, bukan tambang yang berganti nama.

Karena pada akhirnya, rakyat tidak butuh izin menggali bumi, rakyat butuh jaminan hidup tanpa harus menggali kubur masa depannya sendiri.

Tutup pertambangan ilegal, lalu buka tambang rakyat apakah solusi konkrit? padahal sama-sama berdampak untuk rakyat dan sama-sama mudaratnya untuk rakyat. ini jelas sebuah pradigma cacat berfikir yang sedang di buat oleh pemerintah untuk mengelabui rakyat, logika berfikirnya benar-benar cacat. Ini jelas  bukan sebuah solusi konkrit jika hanya pergantian nama dari ilegal menjadi tambang rakyat. Alam terus rusak dan rakyat selalu mendapatkan imbasnya.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Menjadi Petani Adalah Pilihan Nekat

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00