• Latest
Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat - 19b8ed7b 979b 46b4 8287 b2848a546151 | Citizen Journalism | Potret Online

Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat

Januari 8, 2025
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat - 1001348646_11zon | Citizen Journalism | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat - 1001353319_11zon | Citizen Journalism | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat - 1001361361_11zon | Citizen Journalism | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat

Redaksi by Redaksi
Januari 8, 2025
in Citizen Journalism, Citizen reporter
Reading Time: 3 mins read
0
Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat - 19b8ed7b 979b 46b4 8287 b2848a546151 | Citizen Journalism | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Jacob Ereste

Acara deklarasi GRAO (Gerakan Rakyat Anti Oligarki) dan aksi di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, Banten, 8 Januari 2025 urung, karena digadang massa aksi tandingan, sehingga acara terpaksa dilakukan di Desa Kramat Sukawali, Tangerang, Banten. Alasannya, karena tidak diperbolehkan masuk Desa Kohod, Pakuaji, seperti yang direncanakan semula. Lagian, waktu iring-iringan aksi pun yang dibamperin oleh kendaraan komando yang dilengkapi pengeras suara, terlambat dari waktu yang telah direncanakan, yaitu pukul 08.00 pagi hingga selesai. Iringan massa aksi GRAO yang mulur datang ke lokasi pun terpaksa balik arah, menjauhi pintu gerbang Desa Kohod yang sudah dijaga oleh kerumunan aksi tandingan.

Jecky Sopyan menyayangkan sikap masa aksi yang terkesan melemah itu. Sebab menurut konsepsi Tan Malaka, tokoh pergerakan semasa pra kemerdekaan, aksi memang harus dilakukan dengan keras sebagai wujud pendobrakan. Kalau tidak, menurut pengacara muda yang mulai naik daun ini, aksi yang dilakukan tidak akan menghasilkan apa-apa. Apalagi, imbuh pengacara yang juga aktivis pergerakan ini, aksi yang dilakukan tidak dilakukan secara simultan, tandasnya.

Baca Juga
  • Tradisi Arak-Arakan Pengantin Dengan Iringan Rebana Dalam Pernikahan Adat Jawa Di Gampong Lengkong
  • Menyuarakan Solusi SDGs di International Youth Exchange and Conference (IYEC)

Karena itu, program PIK-2 (Pantai Indah Kapuk) ini sebagai kelanjutan dari PIK-1, disebabkan tidak seriusnya upaya pencegahan, seperti orang tamal yang diberi hati lantas minta rempelo, kata Jecky Sopyan sambil berkelakar di warung kopi sambil menahan lapar, karena panitia tidak menyediakan makan siang.

Tampak hadir sejumlah tokoh pergerakan, seperti Suripto, mantan Menteri Kehutanan, Marwan Batubara dan Sunarty aktivis buruh yang juga mewakili organisasi perkumpulan kaum perempuan, memberi orasi berapi-api meminta warga masyarakat Banten harus kompak mempertahankan tanah leluhur yang akan dikuasai oleh bangsa asing.

Baca Juga
  • Mi Jawa dan Serba Jamur di Yogya
  • Dari Alumni SMANSA Bima, NTB, untuk Saudara Kami di Aceh: Ketika Empati Menemukan Jalannya

Sedangkan Marwan Batubara langsung mengeluarkan rilis resminya yang mewakili GRAO berjudul Deklarasi Perlawanan Rebut Kedaulatan Rakyat Dari Oligarki”, dengan inti pokok stop PSN PIK-2, tangkap dan adili Jokowi, Aguan serta Anthony Salim, katanya dalam rilis itu yang juga disebar melalui media sosial, seusai acara resmi dianggap selesai.

Aksi perlawanan rakyat oleh GRAO yang jadi terpusat di Desa Kramat Sukawali, Tangerang, Banten ini memang sangat dekat dengan pantai (rawa) yang sudah tertimbun tanah merah. Tampak di kejauhan sana ratusan dam truk pengangkut tanah merah yang konon diambil dari daerah Tangerang Selatan. Salah seorang warga setempat, Suryana mengungkapkan sejatinya warga masyarakat setempat mau menolak proyek PSN PIK-2 ini, karena sungguh merugikan rakyat petani, nelayan bahkan lahan usaha mereka yang sudah mulai berkembang. Tapi masyarakat takut karena selalu diintimidasi, bahkan diancam akan semakin dipersulit kehidupannya bila menolak, apalagi kalau sampai ikut aksi yang masih akan terus dilakukan entah sampai kapan pihak pengembang itu akan menyerah, katanya berkisah lirih, seakan enggan untuk didengar oleh orang lain yang menjadi kaki tangan pihak pengembang.

Baca Juga
  • PHK Massal di media Massa dan Lahirnya Angkatan Displaced Journalist
  • Menyusun Buku Antologi Relawan Bencana Banjir dan Longsor Di Tengah Bencana Hidrometeorologi Aceh

Menurut Marwan Batubara, massa aksi yang ikut menolak berasal dari elemen lintas profesi, ormas, bidang advokasi dan dari berbagai wilayah serta beragam latar belakang. Diantara tokoh penggerak utama perlawanan rakyat ini adalah Jendral Purn. Tyasno Sudarto, Suripto, KH. Sobri Lubis, Laksamana Purn. Slamet Subianto, Letjen Purn. Marinir Suharto, Letjen Purn. Syamsir Siregar, KH..Muhyidin Junaidi, Dindin S. Maolani, Refly Harun, Abraham Samad, Anthony Budiawan, Mayjen Purn. Kopassus Soenarko, Majem Purn. Syamsu Djalal, Said Didu, Munarman Roy Suryo dan Sugeng Waras serta sejumlah tokoh lainnya.

Praktik State Corporate Crime, kata Marwan Batubara menihilkan kedaulatan rakyat. Dan negara yang dipimpin oleh Joko Widodo bersama Agun dan Anthony Salim telah melahirkan kekuasaan negara dalam negara. Salah satu wujudnya adalah menetapkan proyek PIK-2 sebagai Proyek Strategis Nasional yang tidak ada kaitannya dengan kepentingan negara dan rakyat yang harus mendapat prioritas perlindungan dari pemerintah. Termasuk proyek Rempang, BSD (Bumi Serpong Damai) dan Surabaya Front Land serta sejumlah proyek ilegal lainnya.

Atas dasar itulah sejumlah tuntutan GRAO diantaranya mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mencabut status PSN PIK-2 dan menghentikan pembangunan proyek PIK-2. Kecuali itu, GRAO meminta DPR RI membentuk Pansus PIK-2 untuk mengungkap berbagai pelanggaran hukum dan kerugian negara dari PSN PIK-2, ungkap rilis yang disampaikan Marwan Batubara dari Desa Kramat Sukawali, Tangerang, Banten, Rabu petang, 8 Januari 2025.

Kramat Sukawali, 8 Januari 2025

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Deklarasi dan Aksi GRAO Menandai Perlawanan Untuk Kedaulatan Rakyat - ae8b0d6e 9c86 408a 9f0f 898ff1440c0b | Citizen Journalism | Potret Online

Arya Sinulingga, STY, dan Opera Sabun

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com