POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Passive Income Bukan Hanya “Milik” MLM

RedaksiOleh Redaksi
December 1, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Dewi Muliyawan

Zaman sekarang, passive incomesudah menjadi istilah yang sangat populer. Di televisi, radio dan surat kabar, istilah ini cukup sering disebut-sebut. Sayangnya masih banyak orang yang belum mengerti sepenuhnya arti passive incomeitu. Sebenarnya secara sederhana passive incomeberarti pendapatan yang bisa kita peroleh tanpa harus bekerja.

Beberapa rekan saya mengira kalau passive incomeitu sama dengan bisnis multi level marketing. Jadi menurut mereka, satu-satunya cara untuk mendapatkan passive incomeadalah bergabung dengan bisnis MLM. Bahkan ada juga teman yang tidak percaya kalau passive income itu benar-benar ada. Menurut mereka mendapatkan uang tanpa bekerja adalah sesuatu yang mustahil.

Padahal dalam dunia keuangan, passive incomepunya posisi sangat penting. Semua orang yang punya cita-cita untuk hidup sejahtera hingga di akhir usianya, sepatutnya memiliki passive income.

Mengapa kita perlu memiliki passive income?

Pertama karena sesuai dengan hukum alam, setiap hari kita bertambah tua. Saat usia sudah lanjut, tentu kemampuan fisik dan kesehatan kita semakin menurun. Kalau semasa muda kita mampu bekerja keras sampai 20 jam sehari, selama tujuh hari dalam seminggu. Di usia tua tentu kita tidak mungkin lagi bekerja sekeras itu.

Menurunnya kemampuan kerja bisa berarti berkurangnya pendapatan. Bahkan bisa jadi pendapatan kita benar-benar berhenti karena kita tidak sanggup lagi bekerja. Mengharapkan dana pensiun? Sah-sah saja. Sayang jumlah uang pensiun kerap tidak sesuai dengan biaya hidup yang kita butuhkan. Padahal di usia lanjut dana yang kita perlukan untuk memelihara kesehatan juga meningkat. Karena kita harus lebih sering melakukan check-upkesehatan serta lebih mudah terserang penyakit. Tanpa pendapatan yang memadai, bisa jadi kesehatan kita tidak terjamin. Kita juga tidak lagi memiliki dana cukup untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang bagus. Tidak enak kan?

Bayangkan kalau kita punya passive incomeyang cukup. Kita bisa tetap punya pendapatan rutin, bahkan saat tidak bekerja lagi. Kita juga tidak perlu pusing memikirkan dana untuk membayar biaya perawatan kesehatan. Tak perlu diragukan lagi memiliki passive incomeadalah jalan keluar supaya kita bisa menikmati kehidupan yang lebih baik di usia senja.

Passive income tak hanya berguna bagi orang-orang yang sudah berusia lanjut atau yang sudah memasuki usia pensiun. Makin dini kita menyiapkan passive income, berarti makin dekat kita pada kesejahteraan finansial. Karena gaya hidup yang tidak sehat, kini penyakit datang tak mengenal usia. Bila dulu kasus-kasus penyakit degeneratif seperti tekanan darah tinggi dan diabetes lebih banyak diderita pasien usia lanjut, kini keadaan sangat berbeda. Tak jarang anak muda berusia di bawah 40 tahun pun sudah menderita penyakit-penyakit tersebut. Serangan strokejuga mulai menyerang orang-orang muda, yang masih termasuk dalam usia produktif. Padahal stroke kerap menyebabkan penderitanya kehilangan kemampuan untuk bekerja. Dalam kondisi tidak mampu bekerja karena sakit, tentu akan sangat menolong bila kita sudah memiliki passive income.

Kini anak muda tidak bercita-cita pensiun di usia lanjut. Berhenti bekerja pada usia tua dianggap tidak memberi kesempatan untuk menikmati hidup. Dengan kondisi fisik yang sudah menurun tentu akan menghalangi kita untuk melakukan hobi atau aktivitas yang selama ini tidak bisa dilakukan karena waktu kita sudah habis untuk bekerja. Misalnya untuk jalan-jalan keliling dunia,  lebih banyak beribadah atau juga untuk menulis buku.

Retire young retire richjadi semboyan baru. Tak perlu menunggu tua untuk pensiun. Pensiun bisa dilakukan kapan saja, asalkan kita memiliki passive incomeyang cukup untuk memenuhi kebutuhan kita.

📚 Artikel Terkait

TANGIS dan DOA untuk GAZA

DPR Sekolah, Cara Unik Menyaingi Gawai

Membaca Jejak Gerakan Literasi di Aceh Barat Daya

RENUNGAN DI UJUNG TAHUN

Jadi setelah kita setuju kalau passive incomeitu penting, bagaimana cara mendapatkannya? Jelas passive incometidak bisa didapat dalam waktu semalam. Untuk mendapatkan passive incometak jarang seseorang harus bekerja keras siang dan malam untuk mewujudkannya. Tapi mengingat manfaat pentingnya untuk kita, tentu tak ada yang keberatan kan?

Ada beberapa cara untuk mendapatkan pasive income:

Membangun bisnis

Bisnis adalah salah satu cara untuk mendapatkan passive income. Tentu saja tidak sembarang bisnis bisa menjadi ladang passive income. Bukan sekedar membeli barang untuk dijual lagi. Bisnis yang bisa mendatangkan passive income adalah bisnis yang memiliki sistem, hingga mampu berjalan tanpa kehadiran kita sebagai pemiliknya.

Menyewakan properti

Investasi dalam bentuk rumah dan ruko adalah salah satu cara untuk mendapatkan passive income. Dengan menyewakan ruko berarti kita mendapatkan uang sewa. Tanpa melakukan pekerjaan apapun uang langsung masuk ke kantong kita.

Saham dan Reksadana

Memiliki surat-surat berharga seperti saham dan reksadana bisa menjadi salah satu sumber passive income. Sebagai pemilik saham kita akan menerima passive incomedalam bentuk dividen atau pembagian keuntungan.

Royalti

Punya bakat besar di bidang tarik suara? Atau punya kemampuan menulis? Jangan sia-siakan anugerah itu. Segera maksimalkan bakat yang kita miliki. Membuat album rekaman, menulis buku bisa menghasilkan royalti yang jumlahnya tidak sedikit. Selama album rekaman atau buku yang kita buat masih disukai dan dibeli, maka pendapatan royalti akan terus mengalir ke kantong kita dan menjadi sumber passive income.

Nah sudah siap kan membangun passve income? Ayo segera kita rintis passve incomesebelum terlambat.

Tentang Penulis:

 

 

Nama Pena: Dewi Muliyawan

Dewi Hastuti beralamat di

Perum Dasana Indah Blok RG 7 No. 1 Legok Tangerang

merupakan Ibu dua anak yang punya bisnis usaha Apotik dan Perawatan Kecantikan. Prestasinya Ikutan di Antologi Business Mom terbitan Gramedia, Crazy Moment, Emak Gokil, For The Love of Mom, Story Cake for Amazing Moms dan A Cup of Tea-Menggapai Mimpi

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Angkatan Gila

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00