Antologi Puisi

Namaku Malu dan Kita Sudah Merdeka

Juli 2026
Oleh: Din Saja

Puisi-Puisi Din Saja

Namaku Malu

aku malu,
karena tidak memberi maaf
kepada orang-orang yang telah menzalimi diriku

aku malu,
karena merasa telah berbuat baik
kepada siapa saja yang pernah kuberi pertolongan

aku malu,
karena telah melakukan korupsi dan manipulasi
lalu membangun istana, memberi makan dan membeli mobil
untuk anak-anak serta isteriku

aku malu,
memiliki pemimpin tidak adil, hanya memikir diri sendiri,
memiliki perwakilan yang suka ingkar janji,
memiliki pemuka agama yang tidak peduli,
memiliki ilmuan yang hanya melacur diri,
memiliki seniman yang berhati besi,
memiliki budayawan yang berwajah banci,
memiliki pendidik yang tak tahu diri,
memiliki para medis yang berjiwa sadis,
memiliki polisi yang memanfaatkan posisi,
memiliki tentara yang suka kolusi,
memiliki diri yang suka mencaci

akulah malu,
berserakan sepanjang jalan-jalan,
bertumpuk-tumpuk bersama sampah di selokan,
berlumpur-lumpur bersama air di sungai-sungai dan payau-payau,
bertaburan di dalam mesjid-mesjid dan surau-surau,
menjadi badai porak-porandakan semua kehidupan

aku malu,
karena dengan berani menyatakan diri jadi pemimpin

aku malu,
karena telah membabat hutan, kejujuran dan keadilan

aku malu,
karena menolak bersedekah kepada peminta-minta

akulah malu,
tak berdaya di hadapan penguasa zalim,
tak berkutik di kaki hartawan angkuh,
tak berdaya di pelukan wanita cantik,
tak bertindak di kehidupan munafik

malu-malu oi
berbuat curang
malu-malu oi
memfitnah orang

akulah malu,
telah menjadi kenangan bagi kehidupan

Banda Aceh, 2016

Kita sudah merdeka,
Teriak Prabowo berapi-api didepan para wakil rakyat

Anak-anak terlihat sibuk dengan makan gratis, sambil mendendangkan lagu tentang kemiskinan

Kita belum merdeka,
Gumam Mualem dihadapan pelaku perdamaian

Intelijen mengadakan rapat tertutup, sambil menghitung-hitung berapa lagi korban akan berjatuhan

Ah, mereka terlalu sibuk mengurusi kemerdekaan, gosip para pemulung sambil menghitung jualan rongsokan sepekan

2025

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Tentang Penulis
Din Saja
Media Perempuan Kritis dan Cerdas

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir