‎Sejak Datang Pagi

November 2025




Puisi Anies Septivirawan


‎Sejak datang pagi
‎Aku lahir dari rahim sepi
‎Hanyut terbawa air sungai sunyi

‎Sejak datang pagi
‎Aku lahir dari dua hati
‎Yang berpadu bersama satu rasa
‎Benama kasih dan cinta

‎Sejak datang pagi
‎Aku sudah mengenal makna kecewa
‎Mengambang jernih seperti air telaga
‎Memantul dan menjelma gerbong doa 

‎Sejak datang pagi
‎Aku sudah membaca
‎Sebuah buku cerita
‎Tentang di balik tobong drama
‎Yang nyaris robek
‎Dikoyak angin badai
‎Dari dalam pusar
‎Dan di bawah pusar

‎Sejak datang pagi
‎Aku sudah menjelma air mata
‎Air mata yang menulis puisi
‎Puisi tentang semesta kelembutan, kejujuran dan kedamaian abadi



‎Situbondo, 2 Oktober 25

Tentang Penulis
Anies Septivirawan adalah penikmat tulisan seni sastra dan budaya. Ia gemar menulis puisi sejak tahun 1995 sampai saat ini. Ia bergabung dengan himpunan penulis penyair dan pengarang nusantara (HP3N) Kota Batu dan SATUPENA Jawa Timur. Anies Lahir di kelurahan Dawuhan, Situbondo, Jawa Timur. Aktivitasnya sehari-hari sebagai wartawan media online. Baginya, menulis adalah upaya mengusir ion -ion negatif di dalam tubuh agar tetap sehat dan panjang umur. Ia sudah menulis 3 buku antologi puisi tunggal dan puisi-puisinya juga menyemarakkan sejumlah buku antologi bersama. Puisinya dan tulisan lainnya juga pernah satu buku dengan Gol A Gong. Buku antologi puisi tunggalnya yang pertama berjudul "Luka dan Kota Sepi Literasi", yang kedua adalah "Menimang Rindu Senja Kala" dan buku yang ketiga berjudul "Dua Senja Menyulam Damai"

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist