• Latest

Kutabur Kembang Kemuning di Atas Pusara Pujangga A.A. Pandji Tisna

Agustus 9, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kutabur Kembang Kemuning di Atas Pusara Pujangga A.A. Pandji Tisna

Didin Tulusby Didin Tulus
Agustus 10, 2025
Reading Time: 2 mins read
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh : Didin Tulus

Di bawah langit biru nan cerah, kaki melangkah dengan penuh rasa haru menuju kompleks pemakaman Puri Buleleng, Bali. Di sanalah, di bawah naungan pohon-pohon rindang, bersemayam sang maestro sastra, A.A. Pandji Tisna.


Tahun 2015, menjadi momen yang tak terlupakan bagiku. Keinginan untuk menziarahi makam sang pujangga akhirnya terwujud. Diiringi alunan kidung Bali yang syahdu, langkah demi langkah menuntunku menuju tempat peristirahatan terakhir A.A. Pandji Tisna.


Setibanya di sana, rasa kagum dan hormat langsung menyelimuti jiwa. Batu nisan sederhana dengan ukiran nama dan tanggal kematian menghiasi makamnya. Di sekitarnya, ditaburi kelopak kembang kemuning yang harum semerbak.


Pandanganku terpaku pada nama “A.A. Pandji Tisna” yang terukir di batu nisan. Nama yang telah mengantarkannya menjadi legenda sastra Indonesia, khususnya Bali. Karyanya yang monumental, seperti novel “Ni Rawit Ceti Penjual Orang” dan “Sukreni Gadis Bali”, telah menjadi warisan budaya yang tak ternilai.


Bayang-bayang sosoknya seakan hadir di hadapan mata. Seorang pria Bali yang cerdas, visioner, dan penuh dedikasi terhadap budaya dan sastra Bali. Ia tidak hanya seorang penulis, tetapi juga seorang pelopor pariwisata Bali dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
WhatsApp Image 2026-03-27 at 8.47.12 AM

Puisi-Puisi Nusantara Novita Sari Yahya

Maret 27, 2026
8ebfa6ab-7ef6-4c91-be8a-443b7a9d1588

Ramadan, Rindu dan Gema Takbir di Negeri Seribu Menara

Maret 26, 2026


Semangatnya dalam melestarikan budaya Bali melalui karya-karyanya, menginspirasiku untuk terus menggali dan mempelajari kekayaan budaya Indonesia. Kegigihannya dalam memperjuangkan kemerdekaan, membangkitkan rasa cinta tanah air dalam diriku.


Di pusaranya, aku berjanji untuk terus meneladani semangat dan karyanya. Aku ingin menjadi penerus generasi yang membawa panji-panji budaya dan sastra Indonesia ke kancah dunia.


Kutaburkan kembang kemuning di atas pusaranya, sebagai ungkapan rasa terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya. Semoga arwahnya senantiasa damai dan karyanya terus menginspirasi generasi penerus bangsa.


A.A. Pandji Tisna, kaulah sang maestro sastra yang telah menerangi jiwa bangsa dengan karyamu yang gemilang. Jasamu akan selalu dikenang dan dihormati oleh seluruh rakyat Indonesia.

Pamungkas
Menziarahi makam A.A. Pandji Tisna merupakan sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Di sana, aku belajar tentang nilai-nilai penting seperti dedikasi, semangat, dan nasionalisme. Keteladanannya akan terus menginspirasiku untuk berkarya dan memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
What is Scholasticide?

Surat Terbuka untuk Presiden Republik Indonesia, Letnan Jenderal (Purn.) Prabowo Subianto

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com