Minggu, April 19, 2026

Biarkan Waktu Menghapus Jejak Kita

Juli 2025
Oleh: Juni Ahyar


Oleh Juni Ahyar


Tuliskan kesedihan di lembar hati,
Ketika kata-kata tak mampu lagi menari.
Ada rasa yang beku di sela napas,
Ada cinta yang mati tanpa bekas.
Kita bicara dengan hati,
Namun sunyi justru menjawab sendiri.
Puisi yang dulu kita rawat dengan rindu,
Kini terbuang, jatuh di ruang sepi waktu.
Kau bunuh sesuatu yang kusebut cinta,
Tanpa pedang, tanpa luka,
Hanya rasa yang perlahan sirna,
Seperti daun kering yang lepas dari pohonnya.
Yakinkan aku, Tuhan,
Dia bukan milikku,
Meski namanya terukir di denyut nadiku,
Meski bayangnya masih berlari dalam mimpiku.
Biarkan waktu,
Seperti ombak yang menghapus jejak di pasir,
Seperti malam yang menelan cahaya kecil,
Hapus aku dari hidupnya,
Hapus aku dari rindunya.
Sadarkan aku, Tuhan,
Bahwa takdir bukan untuk dipaksa,
Bahwa cinta tak selalu punya rumah,
Bahwa kehilangan adalah cara-Mu mengajarkan setia.
Tuliskan kesedihan di langit malam,
Biar bintang membacanya diam-diam.
Kita bicara lewat jiwa yang rapuh,
Dan waktu yang kejam memeluk kalbu.
Puisi kita telah mati,
Terkubur di antara janji yang basi.
Kini aku hanyalah bayangan,
Yang mencoba pergi,
Tapi terikat pada kenangan.
Yakinkan aku, Tuhan,
Dia bukan milikku,
Dan biarkan waktu,
Menghapus aku…
Sampai tak tersisa satu pun jejak di matanya…

Tentang Penulis

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist