Dengarkan Artikel
Dua : Manajemen Anggaran
Untuk manajemen anggaran ada tiga strategi yang dapat ditempuh. Pertama, perkuat pendekatan heavy on privat dengan mendorong peningkatan investasi dan pembiayaan swasta dalam pembangunan Aceh. Sinambung dengan point tujuh dari manajemen program di atas, swasta harus diberi peran, ruang, dan keleluasaan yang lebih besar untuk mendongkrak akselerasi pembangunan Aceh ke arah yang lebih maju, makmur, dan mandiri.
Sementara pemerintah baik di level provinsi maupun kabupaten/kota, dengan mengurangi derajat heavy on government cukup memposisikan diri hanya sebagai regulator dan fasilitator saja, fokus menciptakan ekosistem yang mendukung, progresif, dan mumpuni melecut kinerja dan capaian pembangunan Aceh.
📚 Artikel Terkait
Kedua, perbanyak dan perkuat program strategis nasional di Aceh.
Untuk strategi menghimpun dukungan maksimal dari swasta dan pemerintah pusat, Pemerintah Aceh bersama pemerintah kabupaten/kota perlu memperkuat lobby dan diplomasi mempromosikan pengembangan, peningkatan, dan penguatan program strategis nasional di Aceh, seperti Kawasan Pelabuhan dan Perdagangan Bebas (KPPB) Sabang, Kawasam Ekonomi Khusus (KEK) Migas Arun, Kawasan Strategis dan Khusus Dataran Tinggi Gayo-Alas (KSK-DTGA) yang memang sudah ada perpres-nya, dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Halal Barsela, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Simeulue-Pulau Banyak yang juga sangat potensial untuk dikembangkan.
Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota dapat meyakinkan pemerintah pusat bahwa proyek-proyek strategis nasional di Aceh ini memiliki cost recovery dan break even point (BEP)yang cepat dan kuat dengan potensi pasar besar di tingkat global sehingga kehadirannya bukan hanya prospek bagi Aceh, tetapi juga Indonesia secara keseluruhan.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





