Pagi ini, sambil menikmati sarapan pagi dengan menu sepiring ketela rebus dan segelas wedang jahe hangat di cafe Cut Ayah, yang letaknya sekitar 100 meter dari POTRET Gallery, terdengar lantunan lagu Ebiet G.Ade. Lagu yang selalu menjadi inspirasi dalam mendapatkan ide-ide menarik tentang kehidupan sosial. Ya, satu di antaranya, agu Dosa Siapa Ini Dosa Siapa yang liriknya seperti berikut ini.
Kudengar suara jerit tangismu Sesepi gunung Kulihat bening bola matamu Sesejuk gunung Oh, engkau anakku Yang menanggungkan noda Sedang engkau terlahir Mestinya sebening kaca Apa yang dapat kubanggakan? Kata maafku pun belum kau mengerti
Dosa siapa? Ini dosa siapa? Salah siapa? Ini salah siapa? Mestinya aku tak bertanya lagi
Kudengar ceria suara tawamu Menikam jantung Kulihat rona segar di pipimu Segelap mendung Oh, engkau anakku Yang segera tumbuh dewasa Dengan selaksa beban Mestinya sesuci bulan Apa yang dapat kudambakan? Kata sesalku pun belum kau mengerti
Dosa siapa? Ini dosa siapa? Salah siapa? Ini salah siapa? Jawabnya ada di relung hati ini
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Bio NarasiTabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulaiaktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yangkebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan”Aktif terlibat dalammembangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak.Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh
Diskusi