POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Anak Yatim

Cahaya di Mata Anak Yatim

Gunawan Trihantoro by Gunawan Trihantoro
Maret 14, 2025
in Anak Yatim, Puisi Essay
0
Cahaya di Mata Anak Yatim - 873c3275 f9c4 4783 a757 31d96df2888e | Anak Yatim | Potret Online

Refleksi Spiritual dan Sosial di Bulan Ramadhan (10)

Oleh Gunawan Trihantoro
Sekretaris Komunitas Puisi Esai Jawa Tengah

Cahaya di Mata Anak Yatim - 1000463992_11zon | Anak Yatim | Potret Online
Baca Juga
Puisi Essay
Merayakan Hari Buruh Dengan PHK Massal
01 Mei 2025

Di sudut pasar yang mulai sepi,
seorang anak lelaki duduk menata dagangan.
Tangannya cekatan, wajahnya penuh harap,
menatap ibunya yang tersenyum dalam lelah.

“Ibu, semoga hari ini jualan kita laris,”
ucapnya lirih, tapi penuh keyakinan.
Sang ibu mengelus kepalanya lembut,
mendoakan rezeki yang tak pernah putus.

Cahaya di Mata Anak Yatim - f2ec8b57 851c 4aed b0e0 321e37d671eb | Anak Yatim | Potret Online
Baca Juga
Anak Cerdas
Alhamdulilah, M.Januar Bisa Bersepeda Ke sekolah
29 Mei 2024

Matahari kian redup di ufuk barat,
azan maghrib berkumandang syahdu.
Sang anak menutup lapaknya perlahan,
menghitung receh hasil kerja hari ini.

Mereka pulang dengan langkah ringan,
meski beban hidup tak pernah hilang.
Di rumah kecil yang sunyi itu,
mereka berbuka dengan sepiring harapan.

Cahaya di Mata Anak Yatim - 882967BB 3268 4B31 B264 251037761530 | Anak Yatim | Potret Online
Baca Juga
Aceh
Sepeda : Kendaraan Ramah Lingkungan yang Kian Populer
23 Mar 2023

Setelah makan, sang anak bergegas,
mengenakan baju koko kesayangannya.
“Ibu, aku ke masjid dulu,”
katanya, sembari mencium tangan ibunya.

Di masjid, ia bertemu teman-teman sebaya,
tertawa kecil sebelum tarawih dimulai.
Namun, di antara canda yang menghangatkan,
ada sepasang mata yang menyimpan cerita.

Mata seorang anak yatim yang rindu,
rindu sosok ayah yang kini tiada.
Tapi ia tak boleh larut dalam kesedihan,
karena Ramadhan adalah bulan pengharapan.

Usai tarawih, ia membuka mushaf,
lantunan ayat suci mengalun lembut.
Dari bibirnya yang masih belia,
mengalir doa untuk ayah di surga.

“Ya Allah, jaga ibu seperti Ayah menjaganya dulu,”
bisiknya dalam doa yang khusyuk.
Lalu ia tersenyum, meski air mata jatuh,
karena ia tahu, Allah selalu mendengar.


Rumah Kayu Cepu, 10 Maret 2025.

Ikuti Kami
Channel WhatsApp Potret Online
Dapatkan berita terbaru langsung di WhatsApp kamu
Ikuti Sekarang
Next Post
Cahaya di Mata Anak Yatim - bk | Anak Yatim | Potret Online

BENGKEL OPINI RAKyat

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah