• Latest
BENGKEL OPINI RAKyat - bk | # Koruptor | Potret Online

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 14, 2025
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

BENGKEL OPINI RAKyat

Redaksi by Redaksi
Maret 14, 2025
in # Koruptor, #khutbah Jumat, Bau Busuk
Reading Time: 3 mins read
0
BENGKEL OPINI RAKyat - bk | # Koruptor | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Cara Mudah Merawat Logika

Jum’at, 15/3/2025 (Edisi 1332) 

Oleh Heri Iskandar

    “Khutbah Jum’at tadi menurut kau terlalu ekstrem tidak Bib?”

    “Masih kurang. Perlu digas lebih dalam lagi baru mantap.”

    “Masa sekasar itu kau anggap masih landai?”

    “Untuk membunuh hama memang harus pakai racun kelas satu Bang. Cocok seperti cara beliau berfatwa.”

    “Anak-anak kan tidak salah kenapa disuruh bunuh?”

    “Yang suruh bunuh siapa?”

    “Begitu yang aku simpulkan bahwa anak-anak koruptor harus dibunuh sebelum berkembang menjadi lapisan baru yang membuat negeri kita sulit bernafas.”

    “Itu Bang JAGo sudah salah tafsir lagi. Pasti di antara sadar dan tidur kesimpulan itu muncul.”

    “Memang sempat flay aku tadi. Tapi yang aku bilang salah di mananya..?”

    “Yang disuruh bunuh bukan raga anak koruptor Bang!”

    “Yang benar seperti apa..?”

    “Prilaku dan naluri mereka yang terlanjur tumbuh dengan uang hasil korupsi yang harus dibunuh secara sungguh-sungguh supaya tidak terkontiminasi dengan prilaku Ayah atau Ibunya yang koruptor.”

    “Bunuh yang Khatib maksudkan seperti apa rupanya?”

    “Miskinkan orang tua mereka semiskin-miskinnya. Sita harta mereka untuk rakyat. Kalau dulu mereka orang kampung kembalikan ke kampung biar rakyat di kampungnya paham sekarang begitu berat resiko menjadi koruptor di negeri ini.”

    “Menarik juga itu Bib!”

    “Begitu juga kalau tadinya mereka hanya tukang sapu di sebuah kantor, kembalikan si koruptor itu ke profesi awal biar orang-orang di kalangan bawah tau betapa beresiko bila amanah disalah gunakan.”

    “Kalau tidak salah khatib juga mengecam Presiden Prabowo dari atas mimbar tadi. Yang itu benar tidak?”

    “Bukan mengecam!”

    “Terus apa..?”

    “Menurut beliau salah satu alasan Pak Bos terpilih menjadi Presiden ke 8 karena doa dan tekatnya untuk memberantas korupsi sehingga Allah bukakan jalan baginya maka jadilah.”

    “Itu aku juga sepaham!”

    “Namun ketika ke depan nanti tekat tadi ia kubur dan malah membiarkan para koruptor terus merajalela maka saat itulah Allah menghukum beliau sebagai orang yang lalai.”

    “Oo itu maksudnya!”

    “Sekali pun beliau tidak korupsi namun sebagai orang yang paling berkuasa untuk melenyapkan para pengkhianat tersebut dari Bumi Persada, Prabowo merupakan orang yang paling bertanggungjawab bila Allah mengirim bencananya ke Indonesia.”

    “Apa itu tidak terlalu memojokkan Pak Bos kita?”

    “Kalau aku ada di posisi beliau malah berterima kasih karena sudah diingatkan. Itu jauh lebih baik dari pada kena tegor dari Allah dengan cara yang mengerikan..!”

——————————————————————

🙏Heri Iskandar

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
BENGKEL OPINI RAKyat - ksla | # Koruptor | Potret Online

Kala Makna Kuliah Saja Tak Dimengerti

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com