Senin, April 20, 2026

Menelusuri Jejak Ulama Nusantara di Timur Tengah

Menelusuri Jejak Ulama Nusantara di Timur Tengah - e76c585c b71b 4151 b1cc 946d87a33a66 1 | #Ulama Nusantara | Potret Online
Ilustrasi: Menelusuri Jejak Ulama Nusantara di Timur Tengah

Oleh Dr. Nurkhalis Muchtar, Lc.M.A

Banyak karya tulis para ulama nusantara dicetak dan diterbitkan di Kairo Mesir. Sebut saja Maktabah/Pustaka Bab al-Halabi yang memberikan porsi khusus untuk karya ulama Jawi/Melayu Nusantara. Jarak pustaka tersebut hanya beberapa puluh meter di belakang Masjid Al Azhar, tepatnya di seputaran Universitas Al Azhar Kairo, Mesir kawasan Meydan Husein. 

Umumnya yang datang ke pustaka itu para penuntut ilmu dan peneliti. Bahkan ada berita yang menyebutkan ulama sekaliber Syekh Ali Jum’ah yang merupakan mufti senior Mesir lebih memilih cetakan pustaka Bab al-Halabi karena orisinilitas isinya yang masih sangat terjaga. 

Para ulama nusantara masa yang lalu terkenal produktif dalam menulis. Di antaranya yang sering disebut sebagai Bapak Kitab Kuning Indonesia yaitu Syeikh Nawawi al Bantani dengan gelar “Sayyidul Ulamail Hijaz” setelah terbit karya monumentalnya Tafsir al Munir yang dicetak terakhir oleh Darul Kutub Ilmiyah Bairut. 

 Bila kita mundur ke abad 16 dan 17, akan ditemukan beberapa nama ulama dan cendekiawan Islam yang produktif. Seperti Syeikh Hamzah Fansuri dengan sentuhan sufistik yang kental, dan Syeikh Nuruddin al Raniry yang berasal dari Randir India dengan berbagai karya fikihnya yang berbobot. 

Tidak ketinggalan dalam fase yang sama ulama moderat yang ahli tafsir Syeikh Abdurrauf Singkel atau Teungku Syiah Kuala dengan karyanya Turjuman al Mustafid, tafsir pertama di nusantara dalam bahasa Melayu. Syeikh Abdurrauf juga merupakan guru bagi Syeikh Yusuf al Makassari yang dianggap sebagai pahlawan bagi rakyat Afrika Selatan. 

Pada abad selanjutnya 18 dan 19, muncul beberapa ulama yang dikenal produktif. Antara lain, Syeikh Abdussamad Palimbani dengan dua karyanya Sirus Salikin dan Hidayat Salikin. Dalam rentang masa yang sama di daerah Banjarmasin, hidup seorang Ulama besar fikih Syeikh Muhammad Arsyad al Banjari dengan karyanya Sabilal Muhtadin sebagai syarah untuk karya Syekh Nuruddin al Raniry yaitu Sirathal Mustaqim. 

Pada abad ke 19 dan 20, estafet pena penulisan dilanjutkan oleh ulama-ulama yang kemudian lebih dikenal pada era kita sekarang. Sebut saja Syeikh Nawawi al Bantani yang karyanya mencapai 114 judul dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan. 

Adapula ahli hadis pertama Indonesia yang berasal dari Termas Pacitan yaitu Syeikh Mahfuz Termas dengan karyanya Manhaj Dzawinnazar, dan tidak ketinggalan ulama besar dari Sumatera Barat Syeikh Ahmad Khatib Minangkabau yang pernah menjadi Khatib Mesjidil Haram dan Mufti Syafi’i pada masanya, dengan berbagai karyanya, salah satunya Annafahaat Syarah Waraqat


Adapun penutup ulama nusantara yang karyanya dijadikan rujukan di berbagai belahan dunia adalah Syeikh Muhammad Yasin al Padani dengan 98 judul karyanya. 

Khusus dalam bidang sanad hadis, Syeikh Yasin sebagai digelar Musnid Dunya, sebuah gelar yang tidak mudah dicapai. Di antara banyak muridnya, ada Syeikh Muhammad ‘Alawi al Maliki, Prof Ali Jum’ah mantan mufti senior Mesir, dan banyak lainnya. Bahkan ulama besar hadis Aleppo Syiria Syeikh Abdul Fattah Abu Ghuddah sangat bangga menyebut Syeikh Yasin Padang sebagai gurunya, padahal Syekh Abu Ghuddah adalah Imam dalam dunia Tahqiq, murid dari Syeikh Muhammad Zahid Kautsari yang merupakan Maestro Tahqiq dunia Islam.

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Nurkhalis Muchtar, anak dari Drs H Mukhtar Jakfar dan Nurhayati binti Mahmud, lahir di Susoh, Aceh Barat Daya. Mengawali pendidikan di SD Negeri Ladang Neubok, Tsanawiyah di SMP Cotmane, lanjut ke MTsN Blangpidie. Kemudian merantau ke Banda Aceh dan bersekolah di MAS Ruhul Islam Anak Bangsa yang ketika itu masih di Lampeneurut. Setelah menyelesaikan pendidikan di MAS RIAB, berangkat ke Bekasi Jawa Barat dan belajar di STID Mohammad Natsir pada jurusan Dakwah (KPI). Setahun ia di Bekasi, kemudian pulang dan melanjutkan di UIN Ar-Raniry pada jurusan Bahasa Arab. Mendapat beasiswa ke Mesir tahun 2006 ia dan menyelesaikan Strata Satunya di Universitas Al Azhar Kairo Mesir pada tahun 2010 pada jurusan Hadits dan Ulumul Hadits. Lalu, melanjutkan ke Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry konsentrasi Fiqih Modern dan selesai di tahun 2014 sebagai salah satu lulusan terbaik. Awal 2015 hingga akhir 2017 mengambil S3 di Universitas Bakht al-Ruda Sudan dan selesai di tanggal 10-10-2017 dalam usianya genap 31 tahun dengan nilai maksimal. Disela-sela penelitian S3, ia sempat mengenyam pendidikan di Pascasarjana IIQ Jakarta selama setahun pada kajian Al Qur'an dan Hadits. Pernah juga mengenyam pendidikan di beberapa pesantren, di antaranya adalah: Rumoh Beut Wa Safwan, Pesantren Nurul Fata dan Babul Huda Ladang Neubok, Dayah Mudi Cotmane, ketiganya masih di wilayah Aceh Barat Daya. Sambil mengikuti kuliah di Banda Aceh pada jenjang S2, ia sering mengikuti pengajian pagi di Dayah Ulee Titi, dan pernah mondok di Dayah Madinatul Fata Banda Aceh. Selain itu juga pernah belajar dan mengajar di Dayah Terpadu Daruzzahidin Lamceu dan Dayah Raudhatul Qur'an Tungkob Aceh Besar. Lalu, mendarmabaktikan ilmunya sebagai dosen dan pengajar di kampus negeri dan swasta, serta sebagai ustad di majelis-majelis taklim yang diasuhnya dalam pengajian TAFITAS Aceh, dan ia juga tercatat sebagai Ketua STAI al-Washliyah Banda Aceh,terhitung 2018-2022. Juga mulai berdakwah melalui tulisan, dan telah terbit beberapa tulisannya dalam bentuk buku dan karya ilmiyah lainnya. Salah satu buku yang ditulisnya adalah Membumikan Fatwa Ulama.  

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist