Artikel · Potret Online

Al-Quran With Love: Sebuah Social Experiment tentang Memudahkan Diri Membaca Al-Qur’an

Sejauh ini dari praktik tiga hari pertama itu reward yang saya dapatkan untuk diri saya sendiri adalah produktivitas dan need of achievement (N-Ach) itu. Oh ya, saya termasuk golongan yang percaya bahwa N-Ach ala Maslow itu bisa diterapkan dalam bentuk mini misalnya seperti capaian harian.
Penulis  Afridal Darmi
Maret 3, 2025
7 menit baca 301
Al-Quran With Love: Sebuah Social Experiment tentang Memudahkan Diri Membaca Al-Qur’an - 0F10940A AA51 4547 82EF B5333B0BC438 | Artikel | Potret Online
Foto / IlustrasiAl-Quran With Love: Sebuah Social Experiment tentang Memudahkan Diri Membaca Al-Qur’an

So, hasilnya? Menunggu istri ambil uang di ATM, 10 menit. Menunggu istri belanja di Warung A, 9 menit dan di WarungB, 5 menit. Dalam total waktu 24 menit itu saya bisa membaca hampir 50 ayat surat Al-Baqarah. 

Sekali lagi bacanya santuy, nggak buru-buru, santai saja dengan berusaha menerapkan tajwidnya. 

Hmmm… saya tercengang dengan hasil ini. Betapa dalam hati saya tumbuh kebahagiaan dan rasa produktif, waktu yang semula terasa terbuang jadi berisi kegiatan yang berguna. 

Biasanya para suami yang menunggu begini paling-paling baca WA atau browsing internet. 

Untuk hari ketiga ini saya mencoba ide untuk “social experiment” berikutnya. Pertanyaan: berapa banyak waktu yang dihabiskan setiap hari untuk membaca WA plus scolling/browsing? Dan apa yang terjadi jika waktu itu dibagi dua, setengah untuk baca WA setengah lagi ganti dengan baca Quran? Hmm… ini menarik dicoba. Kalaupun SocEx ini tidak memenuhi standar akademik penelitian manapun, namun saya memang ingin bersenang-senang saja.

Lagi pula saya agak resah sedikit dengan kebiasaan scrolling video pendek (short). Anda merasa tidak bahwa scrolling video pendek itu ada “setan waktu”-nya. Memang video itu pendek-pendek, beberapa malah hanya satu menit. Tapi ia“setan” itu merayu kita untuk scrolling dan scrolling, teruuus…menonton video demi video, berikutnya dan berikutnya lagi, tak terasa satu jam dan sekian gigabita sudah terhisap olehnya. 

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Tentang Penulis
Afridal Darmi, SH, LLM. Seorang advokat profesional dan penulis amatir. Pernah menjejakkan kaki di berbagai sudut Bumi di negeri-negeri yang jauh di empat benua dalam menjalankan misinya sebagai Human Right Defender. Tapi selalu mendapati dirinya merindu Aceh, tempat perahu hatinya tertambat dan membuang sauh, tempat ketiga anak dan istrinya bermukim. Menyukai kopi dan bacaan. Segelas seduhan kopi Aceh dan sebuah buku, serta pojok yang tenang untuk membaca, hanya itu yang diperlukan untuk membuatnya bahagia. Afridal Darmi berkediaman di Aceh Besar. Alamat email: afridaldarmi@gmail.com
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...