POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi

Rosadi JamaniOleh Rosadi Jamani
January 4, 2025
Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Rosadi Jamani

Ini hanya cerita receh, wak! Silakan mau dibaca, atau abaikan saja.

Di sebuah sore yang damai, sebuah drama kecil pecah di depan rumah. Ban mobil saya bocor. Bocor! Sebuah tragedi kecil yang, jika ada penghargaannya, pantas masuk nominasi “Kisah Paling Receh Sedunia.” Untung saja bocornya di rumah, bukan di tengah jalan. Kalau tidak, saya sudah jadi meme manusia putus asa di pinggir aspal.

Rencana malam mingguan saya pun terancam. Bukan karena hujan atau macet, tapi karena makhluk bundar yang tak berfungsi itu. Ironisnya, pengetahuan saya soal mobil sama seperti pengetahuan kucing tentang kalkulus. Nol besar. Mobil rusak? Bawa ke bengkel. Tapi ini bocor. Mobil tak bisa dibawa ke bengkel. Solusi? Ban harus dicopot. Saya? Tak tahu caranya. Sungguh malang betul nasib generasi “tahunya pakai.”

Dengan tekad seorang pahlawan yang tersudut, saya mulai misi mustahil, menemukan dongkrak. Bawah jok mobil saya obok-obok seperti detektif mencari petunjuk. Akhirnya ketemu juga si dongkrak, tersembunyi bak harta karun di bawah debu. Tapi masalah belum selesai. Bagaimana cara memakai benda ini? Saya pun menyerah pada teknologi. Youtube adalah guru saya, dan tutorial ganti ban adalah kitab sucinya.

📚 Artikel Terkait

OLIGARKI DAN KESETARAAN BAGI PEREMPUAN

Penulis Juga Punya Rasa

IMPIAN YANG KUTUNDA

“Anak Hebat, Guru Terlupakan”: Ironi Hari Anak Nasional di Negeri Seremonial

Setelah perjuangan yang membuat keringat bercucuran, saya seperti pejuang perang, hanya saja musuh saya adalah mur dan baut. Ban akhirnya berhasil dicopot. Kemenangan kecil ini membawa saya ke tukang tambal ban di ujung jalan.

Di sana, seorang Lae dari Sumatera Utara sedang bersiap. Penampilannya sederhana, tanpa baju, dengan kulit legam dan peluh yang mengalir deras. Fashion? Siapa peduli. Ini soal bertahan hidup. Dalam waktu kurang dari 20 menit, si Lae menyelesaikan tugasnya. Paku yang menghujam ban itu dicabut, dan ban kembali ke kondisi prima. Saya membayar 30 ribu. Murah? Tentu. Tapi jasa yang diberikan? Tak ternilai.

Kembali ke rumah, ban terpasang lagi. Mobil kembali sempurna, seperti tak pernah ada tragedi. Selesai sudah drama kecil ini.

Moral cerita? Jangan meremehkan paku. Jangan remehkan Lae tanpa baju. Jangan pernah abaikan tutorial Youtube. Karena mereka, malam mingguan saya selamat.

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Rosadi Jamani

Rosadi Jamani

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Merdeka Menulis

Merdeka Menulis

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00