POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Cerita Mini

Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi

Rosadi Jamani by Rosadi Jamani
Januari 4, 2025
in Cerita Mini, Essay
0
Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi - ca0e1fd4 92f1 43c1 b792 b9187a247ee5 | Cerita Mini | Potret Online

Oleh Rosadi Jamani

Ini hanya cerita receh, wak! Silakan mau dibaca, atau abaikan saja.

Di sebuah sore yang damai, sebuah drama kecil pecah di depan rumah. Ban mobil saya bocor. Bocor! Sebuah tragedi kecil yang, jika ada penghargaannya, pantas masuk nominasi “Kisah Paling Receh Sedunia.” Untung saja bocornya di rumah, bukan di tengah jalan. Kalau tidak, saya sudah jadi meme manusia putus asa di pinggir aspal.

Baca Juga
Aceh
Sepeda di Mata Anak-Anak
20 Feb 2023

Rencana malam mingguan saya pun terancam. Bukan karena hujan atau macet, tapi karena makhluk bundar yang tak berfungsi itu. Ironisnya, pengetahuan saya soal mobil sama seperti pengetahuan kucing tentang kalkulus. Nol besar. Mobil rusak? Bawa ke bengkel. Tapi ini bocor. Mobil tak bisa dibawa ke bengkel. Solusi? Ban harus dicopot. Saya? Tak tahu caranya. Sungguh malang betul nasib generasi “tahunya pakai.”

Dengan tekad seorang pahlawan yang tersudut, saya mulai misi mustahil, menemukan dongkrak. Bawah jok mobil saya obok-obok seperti detektif mencari petunjuk. Akhirnya ketemu juga si dongkrak, tersembunyi bak harta karun di bawah debu. Tapi masalah belum selesai. Bagaimana cara memakai benda ini? Saya pun menyerah pada teknologi. Youtube adalah guru saya, dan tutorial ganti ban adalah kitab sucinya.

Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi - 3e9b60a1 45e7 42c0 811f 85cdab43f330 | Cerita Mini | Potret Online
Baca Juga
#Ultah POTRET
Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa
18 Jan 2026

Setelah perjuangan yang membuat keringat bercucuran, saya seperti pejuang perang, hanya saja musuh saya adalah mur dan baut. Ban akhirnya berhasil dicopot. Kemenangan kecil ini membawa saya ke tukang tambal ban di ujung jalan.

Di sana, seorang Lae dari Sumatera Utara sedang bersiap. Penampilannya sederhana, tanpa baju, dengan kulit legam dan peluh yang mengalir deras. Fashion? Siapa peduli. Ini soal bertahan hidup. Dalam waktu kurang dari 20 menit, si Lae menyelesaikan tugasnya. Paku yang menghujam ban itu dicabut, dan ban kembali ke kondisi prima. Saya membayar 30 ribu. Murah? Tentu. Tapi jasa yang diberikan? Tak ternilai.

Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi - IMG 20250806 WA0002 | Cerita Mini | Potret Online
Baca Juga
Essay
Yang Berhasil Dijalani, Tak Pernah ia Rencanakan
10 Agu 2025

Kembali ke rumah, ban terpasang lagi. Mobil kembali sempurna, seperti tak pernah ada tragedi. Selesai sudah drama kecil ini.

Moral cerita? Jangan meremehkan paku. Jangan remehkan Lae tanpa baju. Jangan pernah abaikan tutorial Youtube. Karena mereka, malam mingguan saya selamat.

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

Next Post
Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi - 53d3f1ec 74d2 43b5 b2e1 bb5c388d89c2 | Cerita Mini | Potret Online

Merdeka Menulis

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah