POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Budaya

DUGAAN

Redaksi by Redaksi
Juli 18, 2021
in Budaya, Co, Essay, POTRET Budaya
0

Oleh Ahmad Rizali

Baca Juga
  • 01
    POTRET Budaya
    Puisi-Puisi Alkhair Aljohore, Malaysia
    02 Sep 2023
  • DUGAAN - FAD212B7 A9C9 403D A229 67A3F57413C3 | Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    CATATAN HARIAN DI AKHIR TAHUN
    31 Des 2022

Berdomisili di Depok

Baca Juga
  • DUGAAN - IMG 20250502 WA0010 | Budaya | Potret Online
    Aceh
    Tradisi Mengaji Shalat Magrib di Aceh Memudar: Alarm Sosial dari Serambi Mekkah
    29 Jun 2025
  • 02
    POTRET Budaya
    Puisi -Puisi Zulkifli Abdy
    07 Feb 2024

Saya menduga, saudara kita yang masih dengan tenang menuju ke masjid untuk solat jumat itu, seperti perokok yang kecanduan dalam  arti positif. Jika tidak menuju masjid ketika hari jumat siang waktu waktu dhuhur itu, seperti gimana gitu. Para perokok juga punya anekdot “merokok bisa mati, tidak merokok juga mati, mari kita merokok saja”.

Baca Juga
  • DUGAAN - e0136ac9 9577 4b11 bb4c 19b870293d2f | Budaya | Potret Online
    POTRET Budaya
    Puasa, Lapar, dan Makna Sabar
    03 Mar 2025
  • DUGAAN - 07B2F6F6 6FEB 4DC1 AE29 7AA57138A85C | Budaya | Potret Online
    Aceh
    SEPEDA BARU HARAPANKU
    15 Mar 2023

Selain itu, dugaan lain n, ada pula yang begitu percaya kepada takdir. Meski dihindari toh jika akan mati, saat diam di rumah juga mati,  lantas ditunjukkanlah bukti bukti itu. Yang terbesar adalah mereka yang berang dengan kebijakan pemerintah yang melarang umat Islam ke mesjid dan menuding macam macam. “Mal tidak ditutup,  mengapa rumah Tuhan ditutup ?  Padahal  Mal juga ditutup kecuali order daring. 

Saya tadi kaget, ketika santai bersiap mandi waktu dhuhur, masjid di RW tetangga yang rekor kematian melewati RW kami, tetap menyelenggarakan jumat dan khotbahnya adalah tentang cobaan manusia kepada kita. Apakah jamaah yang hadir banyak? Entahlah, tetapi jika ada tempat melepaskan kecanduan kita ternyata buka, seringkali meski pikiran dan hati menolak, namun dorongan alam bawah sadar kita akan menuntun hadir. Biasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”.

Ada lagi yang saya tak habis pikir. Masih ada manusia yang tak percaya adanya pagebluk ini dan anggap masalah flu biasa dan yang mati di RS itu ya karena penyakitnya: Jantung, Darah Tinggi, Diabet, Setrok, CA dan lain-lain, sehingga mereka juga tetap tak mengindahkan anjuran pemerintah. Bukankah kitab suci mengatakan “patuhi Allah, Rasul dan Ulil Amri kalian”. Jika tak patuh kepada ulil absar, bolehlah. Namun jika Ulil Amri menyuruh kebaikan, kok membangkang?

Previous Post

Tak Kenal, Pasti Tak Sayang

Next Post

Seni Konseling

Next Post

Seni Konseling

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah