• Latest

DUGAAN

Juli 18, 2021
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
DUGAAN - 1001348646_11zon | Budaya | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
DUGAAN - 1001353319_11zon | Budaya | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
DUGAAN - 1001361361_11zon | Budaya | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

DUGAAN

Redaksi by Redaksi
Juli 18, 2021
in Budaya, Co, Essay, POTRET Budaya
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Ahmad Rizali

Baca Juga
  • Puisi-Puisi Delia Rawanita
  • Balada Bunga Bakung

Berdomisili di Depok

Baca Juga
  • Bidadariku
  • Serangkai Puisi ALKHAIR ALJOHORE

Saya menduga, saudara kita yang masih dengan tenang menuju ke masjid untuk solat jumat itu, seperti perokok yang kecanduan dalam  arti positif. Jika tidak menuju masjid ketika hari jumat siang waktu waktu dhuhur itu, seperti gimana gitu. Para perokok juga punya anekdot “merokok bisa mati, tidak merokok juga mati, mari kita merokok saja”.

Baca Juga
  • KAUM TAK BERIMAN
  • Puisi-Puisi Pujangga Malaysia

Selain itu, dugaan lain n, ada pula yang begitu percaya kepada takdir. Meski dihindari toh jika akan mati, saat diam di rumah juga mati,  lantas ditunjukkanlah bukti bukti itu. Yang terbesar adalah mereka yang berang dengan kebijakan pemerintah yang melarang umat Islam ke mesjid dan menuding macam macam. “Mal tidak ditutup,  mengapa rumah Tuhan ditutup ?  Padahal  Mal juga ditutup kecuali order daring. 

Saya tadi kaget, ketika santai bersiap mandi waktu dhuhur, masjid di RW tetangga yang rekor kematian melewati RW kami, tetap menyelenggarakan jumat dan khotbahnya adalah tentang cobaan manusia kepada kita. Apakah jamaah yang hadir banyak? Entahlah, tetapi jika ada tempat melepaskan kecanduan kita ternyata buka, seringkali meski pikiran dan hati menolak, namun dorongan alam bawah sadar kita akan menuntun hadir. Biasa “sesal dahulu pendapatan, sesal kemudian tak berguna”.

Ada lagi yang saya tak habis pikir. Masih ada manusia yang tak percaya adanya pagebluk ini dan anggap masalah flu biasa dan yang mati di RS itu ya karena penyakitnya: Jantung, Darah Tinggi, Diabet, Setrok, CA dan lain-lain, sehingga mereka juga tetap tak mengindahkan anjuran pemerintah. Bukankah kitab suci mengatakan “patuhi Allah, Rasul dan Ulil Amri kalian”. Jika tak patuh kepada ulil absar, bolehlah. Namun jika Ulil Amri menyuruh kebaikan, kok membangkang?

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Seni Konseling

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com