POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu”

RedaksiOleh Redaksi
October 23, 2023
Penyair Syarifuddin Aliza Rilis Buku Puisi “Surat dari Hulu”
🔊

Dengarkan Artikel

 

Penyair Aceh Syarifuddin Aliza tahun ini merilis buku Kumpulan puisi terbarunya bertajuk “Surat dari Hulu”. Ada sebanyak 164 puisi yang dihimpun Syarifuddin Aliza dalam bukunya itu yang sebagian besar memotret realitas sosial yang berserakan di ruang publik.

Sastrawan Indonesia Sulaiman Juned yang menjadi editor sekaligus memberikan kata pengantar dalam buku tersebut mengatakan, membaca “Surat dari Hulu” karya Syarifuddin Aliza adalah membaca kegelisahan, kecemasan, kebahagiaan, kedukaan, sakit, perih, senang, baik tentang diri sang penyair maupun tentang orang lain, alam semesta, serta ketuhanan.

“Hal ini tentu bukanlah pekerjaan kebetulan, sebab penyair setiap saat membaca kehidupan lalu dikontemplasikannya dan berangkat dari realitas sosial menjadi realitas sastra (puisi),” kata Sulaiman Juned yang juga sedang menunggu kelahiran buku kumpulan esainya berjudul “Teater, Memungut Gagasan Tradisional Jadi Karya Modernitas”.

Menurut Sulaiman Juned, Syarifuddin Aliza dalam merebut fenomena yang berserakan menemukan peristiwa dalam kehidupan, lalu dengan cerdas meneriakkan kegelisahan batinnya melalui bahasa puitik yang menarik.

📚 Artikel Terkait

Guru Yang Memukau

Pro dan Kontra Wisuda Anak dari TK Hingga SMA

Mengubah Mindset Generasi Z Terhadap Profesi Petani

Kisah Bocornya Ban dan Heroisme Tersembunyi

“Inilah yang harus dilakukan penyair ketika pikirannya berkelahi dengan gagasan yang direbutnya untuk direnungi dalam melahirkan puisi,” katanya.

Merujuk pendapatnya itu, ungkap Sulaiman, ini pula yang sedang terjadi dengan penyair Syarifuddin Aliza. Syarifuddin menemukan fenomena yang terjadi pada dirinya, alam, dan negerinya sehingga puisi-puisi dalam kumpulan bertajuk “Surat dari Hulu” berbicara tentang rindu dan kerinduannya, tentang keadilan dan ketidakadilan, tentang kritik sosial, dan tentang politik secara universal.

“Penyairnya membaca gejala sosial yang bertebaran di ruang sosial. Selanjutnya tertuang jadi puisi setelah melalui proses kontemplasi (perenungan) jiwa berangkat dari realitas sosial dirinya, keluarganya, juga masyarakat di sekitarnya,” tambah Sulaiman Juned yang juga dosen jurusan Teater ISI Padang Panjang.

Syarifuddin Aliza lahir di Cot Seumeureng, Aceh Barat pada 23 Agustus 1967. Ia mendebut karir kepenyairan secara otodidak sejak 1987. Puisinya kerap dimuat di harian lokal Serambi Indonesia pada dekade 90-an dan terkumpul dalam beberapa antologi Bersama, antara lain Seulawah, Keranda-keranda, Bulir Mutiara Pantai Barat, Deru Pesisir Pantai Barat, Antologi Puisi Pasie Karam, DKAB Aceh Barat (2016), Antologi Puisi Kopi Dunia Takengon (2016), Epitaf Kota Hujan, Padang Panjang (2018), dan beberapa antologi bersama lainnya.

Ia bekerja di Kementerian Agama Aceh Barat sejak 1998 dengan berbagai posis, terakhir sebagai Penghulu Ahli Madya pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Johan Pahlawan Aceh Barat. Di samping itu, juga berkiprah di Dewan Kesenian Aceh Barat sebagai Wakil Ketua I. Istri pertamanya Sitti Aisyah (almarhumah) yang meninggal dunia pada saat bencana tsunami Aceh 2004, adalah juga seorang penyair Bumi Teuku Umar.

Sejak 2009, ia menetap di Peureumeue Aceh Barat bersama seorang istri Masriani dan seorang anak Dian Rizqie Ananda, S.IP. (Soeryadarma Isman)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Puisi-Puisi Alice Mohd

Puisi-Puisi Alice Mohd

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00