Teruntuk Yang Terkasih, Ibu
Oleh: Faiza Warahmah Ustazah SDIT Muhammadiyah Manggeng Aceh Barat Daya Ibu… Kau adalah wanita terhebat Setiap sekat...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh: Faiza Warahmah Ustazah SDIT Muhammadiyah Manggeng Aceh Barat Daya Ibu… Kau adalah wanita terhebat Setiap sekat...
Nurdin F.Joes: Kepada para perempuan kami kepada ibu kami di tanganmu kami titipkan embun di dadamu kami sematkan...
LENTERAKU Malam meregang nyawa Meminang semburat jingga Sepi bertunang hampa Senada seirama mengusik jiwa Seribu hari...
(Kepada Prof. Safwan Idris) Bunga bangsa itu telah gugur Kala Aceh ditiup badai Yang berkecamuk dalam linangan...
Karya: Putri Ratasya Siswa SMAN 1 Lhokseumawe Mimpi yang kugantungkan di bintang bintang Segenggam harapan yang telah...
(Menyambut Hari Ibu) Karya : Zab Bransah Hari ini...
Karya Ihwal Faiz Tahun ini tahun Kesedihan, dunia kembali terguncang oleh bahaya dahsyat Dihebohkan oleh datangnnya tamu tak...
Karya Enzuharisman Ibarat bunga kadang berkembang indah, kadang tersungkur layu kadang-kadang tersiram oleh hujan angin lalu Kadang...
CUT NYAK MEUTIA WANITA GAGAH DARI SERAMBI MEKKAH Karya Hamdani Mulya Cut Nyak Meutia wanita anggun berhati...