MELATI CANTIK NAN WANGI
Oleh Rona Herawati Mahasiswi Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Begitu mungil wujudmu Namun, Warna putihmu tampak indah di...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Rona Herawati Mahasiswi Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Begitu mungil wujudmu Namun, Warna putihmu tampak indah di...
Bagi : Lien Linda Karya; Zab Bransah Atas kehadiranmu, memberi arti makna kehidupan ini untuk setiap bunda yang...
Sulaiman Juned luka membatu hati berlagu luka membiru senyum membeku kita bersulang menimang mimpi. Pagi yang bening...
Oleh: Hida AK ngiiing! terdengar bunyi mendenging gadis kecil masih bergeming, memastikan arah suara yang kian...
Elje Story /1/ Udara dingin bermesraan dengan hujan sedari malam Matahari belum masuk sif jaga Kamu telah...
Karya Zab Bransah Berdomisili di Langsa ibu jejakmu dulu disinggahkan anakmu. Perjalanan tertatih – tatih kamu merangkak. Jemarimu lembut...
Oleh: Meliana Eka Suci Kita ini masih muda Sepatutnya memiliki jiwa yang muda jua Apa tak malu dengan...
MENABUR KENANGAN Haruskah kutaburi kembang melati Di atas ketiadaan ini Atau kubakar saja Hingga menjadi abu Lalu...
Mencari Ayah Mati| – bagi Sandy Sr Sandi Ramadhan: Tuhan membiarkan aku sendiri berkuda ke dataran sunyi,...