Hentak Syair Savitri Jumiati
Sejarah Dalam Negeri Filsafat Savitri Jumiati Bola bola globalisasi Komoditi cekik mati Berlari sembunyi Cekal rasa...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Sejarah Dalam Negeri Filsafat Savitri Jumiati Bola bola globalisasi Komoditi cekik mati Berlari sembunyi Cekal rasa...
Siluet Oleh Pril Huseno Mimpi tak sempat datang Tapi langsung duduk di pangkuanmu. Bagai meminang anak pelangi...
Hashim Yaacob Ibuku si penoreh getah , buta hurufnya se dari lahir , buta angka se dari kecil...
Oleh : Ali Surakhman TS (bagi Abah Zab Bransah yang baik hati) Di perjalanan panjang yang tak terpetakan...
Oleh Tgk.Bukhari Ingin kutulis sepatah kata Untuk semua guruku tercinta Sekalipun kata itu tidaklah seberapa Dibanding jasamu...
Lamborsi Barangkali tak ada yang tahu Apa itu lamborsi Tetapi aku ini kali Mengena kata lembaran Lamborsi hitam...
N Syahputra Di Meulaboh, Aceh Barat Bukan noda ragam sikapmu Berpetualang merengkuh waktu di setiap detik Adakalanya berpijak...
Karya Hamdani Mulya Belum kering air mata berderai mengenang tsunami Mata air bah datang menghanyutkan negeri Menumpahkan secangkir...
Oleh Nurdin F.Joes Teteskan sedikit saja airmata kita Masih banyak saudara kita, pedih menderita Ada yang belum...