Senin, April 20, 2026

Jerit Tangis Belantara Leuser

Desember 2021
Oleh: Redaksi
Dok Pribadi

Karya Hamdani Mulya

Leuser menangis dalam isak tak terkira

Mendesah karena pohon yang tumbang

dan ranting yang dicincang

Leuser menjerit menggelegar seperti suara pohon

yang dikorbankan oleh kaum penebang

Demi dijadikan lumbung uang

Sungai yang dulu biru

Gemercik airnya suara merdu

Laksana alunan puisi bertalu-talu

Kini bercampur debu dan serbuk kayu pun

Mengalir di rimba Aceh itu

Karena ulah mesin gergaji

yang dikemudikan orang tak dikenali

Lalu banjir bandang pun datang menyapu

Hingga atap rumah roboh karena longsor

Mari! Ayolah mari …

Rawatlah hutan negeri ini

Sebagai rasa syukur atas karunia Ilahi ya Rabbi

Seperti mimpi-mimpi burung

yang dulu bernyanyi di sarangnya

Sambil menatap sungai jernih di pagi hari

Berdiri di ranting dan pohon

yang dulu indah itu

Masih ada lagi yang peduli hutan Aceh

yang ranum segar itu?

Setelah tsunami datang menyapu Aceh

dalam tangis pilu yang tak bertepi itu

Semoga tak lagi datang banjir bandang

yang pernah menerjang Tangse

di Pidie pada hari yang mencekam itu…

Aceh Utara, 2016

Catatan: Leuser adalah nama gunung di kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Leuser di Provinsi Aceh.

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist