
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Mustiar Ar ATJEH Tanah air mata Merahkan sungai Pada kehidupan religi Tanah air Atjeh di pusar jaman Perseteruan takhta Atjeh...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Dari hamparan sawah luas terbentang Nyanyian pilu padi bunting Senandungkan lagu tanah kering Diikuti denting pucuk-pucuk...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Dalam kelam Lengang mencekam malam temaram Kugenggam kalam Kulumat lembaran-lembaran kusam Menyibak selaksa rahasia alam Kian tak...
Baca SelengkapnyaDetailsSetiap sudut jalan menggenangan resah laju langkah susuri teduhan nan kutemui di matamu mengajak aku berlari-lari lalu terhenti saat...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Dari liang-liang sempit gelap gulita Kala ovum dan sperma bercinta Atas kehendak sang Pencipta Kun faya kun,...
Baca SelengkapnyaDetails- Ali Hamzah, Aceh *Hujan meninggalkan basah* *sebagai noktah* *mega harus dibaca,* *ayat terakhir senja* *ditunggu debu,* *daun pergi dalam...
Baca SelengkapnyaDetailsSenyum Zulia. * Zab Bransah Penuh makna senyummu Zulia cinta Bersemi cinta Izinkanlah kutatap dirimu Zulia semakin galau diri ini...
Baca SelengkapnyaDetailsPilihan Hidup Kehidupan adalah sebuah pilihan Hidup selalu dihadakan sebuah pilihan Mau pilih kebaikan atau keburukan Mau pilih belok...
Baca SelengkapnyaDetailsCamar Menata langkah di langit biru Bersama awan lantunkan doa Menangis pilu meraung luka Menjerit meratap bumi berlalu Bangkit...
Baca SelengkapnyaDetailsAlkhair Aljohore@ Johor,Malaysia Aku orang tuhan Lagakku seperti Orang hutan Aku orang tuhan Lagakku sepertii ayam jantan Aku orang...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com