
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Zulkifli Abdy Pada hari itu, airmata tergenang bagai telaga Bagai hendak tenggelamkan jiwa dan asa Kini telaga airmata telah...
Baca SelengkapnyaDetailsRINAI HUJAN Delia Rawanita Rinai hujan pagi ini adalah penyejuk duka mengenang syuhada sembilan belas tahun yang lalu Rinai hujan...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Badut itu garang bergoyang di panggung Dengan suara mendengung-dengung Beretorika ke hulu ke hilir tak berujung Menghipnotis...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zab Bransah Ini cerita kita dulu Lonceng kelas berbunyi Kita masih bergandeng tangan di pintu gerbang sekolah Senyum manismu...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Arif Mustaqim - Pembangunan genting Janji janji dan pencitraan membalut nyeri Para petinggi yang awalnya bersumpah untuk memajukan...
Baca SelengkapnyaDetails* Zab Bransah. ( Langsa Aceh) Kutulis lagi makna petang ini Kucatat lagi kisah ini Maka puisiku asah, tapi...
Baca SelengkapnyaDetailsTEROMPAH IBU Delia Rawanita Bu Maafkan bila baru hari ini aku menyampaikannya Padahal aku berjanji untuk menyimpan dalam hati saja....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Zulkifli Abdy Di ketinggian tiga puluh ribu kaki Aku bersaksi atas keagungan Mu Semburat mentari menyapa pagi Hamparan bukit...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Tabrani Yunis Cermin malam Menatap wajah-wajah buram Nan berselimut kelam Dalam debu jerabu hitam Wajah-wajah pualam tampak lebam Pada...
Baca SelengkapnyaDetailsSECANGKIR KOPI Tatkala terjaga di malam sunyi secangkir kopi itu telah basi Yang tersisa hanya ilusi tentang sebuah negri Yang...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com