Jelang Lebaran
Oleh Tabrani Yunis Malam jelang lebaran Pasar tumpah Masjid perlahan sepi menyambut lebaran Malam jelang lebaran orang-orang...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Tabrani Yunis Malam jelang lebaran Pasar tumpah Masjid perlahan sepi menyambut lebaran Malam jelang lebaran orang-orang...
Oleh Zulkifli Abdy Bulan Muharram telah tiba, kabut-kabut pagi pun lerai Bilangan tahun hijriyah kini akan berganti...
Oleh Alkhair Aljohore Malaysia A: Kenapa kau menjual bait-bait puisi? B: Karena mereka tidak mampu menghidupi diriku....
Oleh Zulkifli Abdy Di permenungan malam hanya ada ragu dan sekumpulan orang-orang dungu Angin tak lagi bercerita...
Zulkifli Abdy Jalan berkawan belum tentu sejalan Sendiri pun terkadang terasa sepi Hidup tak akan pernah terasa...
Oleh Said Adli Aku tidak tahu memulai kegelisahan ini dari mana dari apa dari siapa Kesemrawutan sudah lama...
Oleh Alkhair Aljohore Di tengah keramaian dunia yang serba cepat Ada jiwa yang kikir dan terpinggirkan Mereka terjerat...
PENGHUNI PUTIH BIRU Di bawah gunung Labalekan Kau berdiri kokoh tak bersuara bagaikan hembusan angin Sebuah...
Karya: Sulaiman Juned MAK: 20 TAHUN KEPERGIANMU mak sampai juga waktu menjemput di penghujung ramadhan-subuh yang hening melepas...