Gerimis Malam ini
Oleh Tabrani Yunis Malam ini gerimis begitu lebat Deras mengalir ke relung-relung hati Seperti banjir bandang di waktu...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Tabrani Yunis Malam ini gerimis begitu lebat Deras mengalir ke relung-relung hati Seperti banjir bandang di waktu...
Karya: Suwarni Gontai langkahmu Namun kau tak pernah surut asa Kau pijak dan terus kau pijak Duri...
Oleh Zulkifli Abdy Lembah itu kini telah dipagut sunyi, sejak terakhir kali aku lalui Bukit-bukit terjal yang...
– sajak 8, buat Ismet Fanany di Melbourne di seberang, di hadapan hidupku daun gugur masa...
Oleh Zab Bransah Rahmat dari tuhan alam subur tanah jadi gembur Air ada hujan disana tak pernah berhujan...
Oleh Alkhair Aljohore Tersembunyi kepingan hati yang rapuh Di dalam cahaya kilauan sosok egois Terdapat luka lama...
Oleh Alkhair Aljohore@ Melayu terbilang bangsawan Sesungguhnya terperangkap dalam jeratan Rekayasa mindset menawan Membatasi kemajuan dengan batasan...
Oleh Dhia Salsabila Mahasiswi D III Sanitasi, Semester 4 Poltekkes Kemenkes Aceh Takdir Palestina terpahat dalam keberanian, di...
Oleh Alkhair Aljohore@ Johor, Malaysia Guruku, engkau adalah bintang Mengajar tanpa kenal lelah Setiap hari bertahan dalam lembut...