Puisi

Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.

966 artikel Diperbarui: 07 Juni 2026
Filter: Terbaru Terpopuler Pilihan Editor
POTRET Budaya

Melangkahlah

Oleh Tabrani Yunis   Ketika kaki masih mampu melangkah Tuntunlah pada jejak langkah Yang membawa berkah Berwarna hikmah...

SEULAWAH

Oleh Zulkifli Abdy   Seulawah di pagi yang basah Rembulan tampak kesiangan Oh, rerumput berselimut kabut Embun sembunyi...

POTRET Budaya

Makan Malam kita Sudah Usai

Oleh Tabrani Yunis   Dik, Alhamdulilah Puji syukur kupersembahkan pada Allah Malam ini kunikmati  berkah Pada sajian malam...

POTRET Budaya

Selayaknya Langit

Oleh Cindy Amelia Vega Di cakrawala jauh, langit menyebar Layaknya kehidupan yang mengalir tanpa henti. Warna berubah sesuai...

MELERAI RISAU

  Elite masih sibuk dengan politik Dolar kini cenderung menaik Rupiah semakin menukik Rakyat menjadi panik Israel-Iran konflik...

Artikel

SAJAK MERAPU KENAPA PERLU DITERIMA

 Oleh Nurul Hanny   Adalah saya Nurul Hanny. Terlebih dahulu memohon jutaan maaf, andai ada kata-kata saya menyinggung...

Perjalanan

Puisi Zab Bransah Langsa, Aceh Ini kisah awal cerita jejak jalan setapak mencari Tapi jejak itu Tak dihiraukan...

Malaysia

Untaian Puisi-Puisi Alice Mohd

CINTA SEBESAR BUANA Kata sang arjuna jika sudah ketentuan, tiada benci sebesar zarah menapak dalam jiwa seorang pencinta,...