EQUILIBRIUM
Zulkifli Abdy Jalan berkawan belum tentu sejalan Sendiri pun terkadang terasa sepi Hidup tak akan pernah terasa...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Zulkifli Abdy Jalan berkawan belum tentu sejalan Sendiri pun terkadang terasa sepi Hidup tak akan pernah terasa...
Oleh Said Adli Aku tidak tahu memulai kegelisahan ini dari mana dari apa dari siapa Kesemrawutan sudah lama...
Oleh Alkhair Aljohore Di tengah keramaian dunia yang serba cepat Ada jiwa yang kikir dan terpinggirkan Mereka terjerat...
PENGHUNI PUTIH BIRU Di bawah gunung Labalekan Kau berdiri kokoh tak bersuara bagaikan hembusan angin Sebuah...
Karya: Sulaiman Juned MAK: 20 TAHUN KEPERGIANMU mak sampai juga waktu menjemput di penghujung ramadhan-subuh yang hening melepas...
Oleh Tabrani Yunis Malam ini gerimis begitu lebat Deras mengalir ke relung-relung hati Seperti banjir bandang di waktu...
Karya: Suwarni Gontai langkahmu Namun kau tak pernah surut asa Kau pijak dan terus kau pijak Duri...
Oleh Zulkifli Abdy Lembah itu kini telah dipagut sunyi, sejak terakhir kali aku lalui Bukit-bukit terjal yang...
– sajak 8, buat Ismet Fanany di Melbourne di seberang, di hadapan hidupku daun gugur masa...