Pokok di Seberang

Mei 2024
Oleh: Redaksi

 

– sajak 8,
buat Ismet Fanany
di Melbourne

 

di seberang, di hadapan hidupku
daun gugur masa lalu

sehelai, sedetik
tak kekal seperti noktah, titik

kurenung, daun-daunan
menyatakan hayat, dan kematian

hidup ini banyak warna,
ghairah

debu sekalipun, besar makna
kerana alam ini indah

untukku, jika ada esok
aku akan hidup lagi

bergerak,
berani, dan mengisi erti

di celah-celah
samar, gelap, cerah

dengan hujan, angin, matahari
juzuk berganti-ganti

dari pokok di seberang,
inilah yang dapat kukarang

sebelum, setepatnya
bernoktah, kata-kata –

hujung akhir sekali,
yang hidup akan mati.

– Rosli K. Matari

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist