Puisi Nurdin F. Joes : Hujan dan Air Mata
Puisi Nurdin F.Joes SANG HUJAN, JIKA ENGKAU DATANG LAGI, DI MANA AKU HARUS MENUNGGU Sang hujan, jika engkau...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Puisi Nurdin F.Joes SANG HUJAN, JIKA ENGKAU DATANG LAGI, DI MANA AKU HARUS MENUNGGU Sang hujan, jika engkau...
Oleh Nurul Hikmah,S.Pd.I.,M.A Guru Bahasa Inggris SMA Negeri 10 Fajar Harapan, Banda Aceh Sebelum aku menjadi guru, kukira...
KEPADA PARA GURU KAMI Nurdin F.Joes: Belum reda takut kami kepadamu Ketika engkau menghardik dengan keras saat kami...
Karya : Zab Bransah Langsa, Aceh Dia guru anak kami Segala ilmu kesopanan didapatkan Dari guru Dia...
/1/ Keheningan yang Menyentuh Tanah Oleh: Leni Marlina Keheningan tidak lagi sunyi, ia tumbuh di dalam tubuhmu,...
Zulkifli Abdy Kita berada di persimpangan jalan Untuk segera hijrah Berlari bersama waktu Singgah di tapal batas...
Oleh Edi Miswar Mustafa Guru SMA Negeri 1 Meureudu, Pidie Jaya Sehari menjelang acara pengumuman juara Si...
Oleh: Kayka Neysa Carena Siswa Kelas XII MIPA 1, SMAN 1 Meureudu, Pidie Jaya Tubuhku selalu merasa...
Karya Firda Natara Hani Siswa Kelas XII MIPA 1, SMAN 1 Meureudu, Pidie Jaya Aku dicari saat...