MENEGAK SANTUN YANG KIAN REBAH
Oleh Ahmad Noh Aku ringankan bicara menyapa anak muda hijrahnya dari kota juga desa mencari hasrat menyala tapi...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Ahmad Noh Aku ringankan bicara menyapa anak muda hijrahnya dari kota juga desa mencari hasrat menyala tapi...
Puisi oleh Leni Marlina 1) Kawan, Aku bukan sekadar anak di seragam kumal, berdiri aku di antara...
Zulkifli Abdy Walau untuk sesuatu yang luput Tak ada damai dengan waktu Kendati waktu bukan seteru Waktu...
Karya Leni Marlina Berdiri aku di saf terdepan,di bawah kubah yang menaungi doa.Sahabatku, tubuhmu terbujur diam,dibalut kafan...
Oleh Moh. Ghufron Cholid Lama tak menziarahimu Esok kulunasi segenap rindu Segala menjadi lebih dekat dengan doa...
Oleh Tabrani Yunis Pagi ini kudengar nyanyian elang Memekik, mengalunkan suara lantang Darı pucuk dahan-dahan kering kerontang Menyerurak...
Padang, Oktober 2024- Potretonline.com- AI adalah kecerdasan buatan cabang ilmu komputer yang berfokus kepada pengembangan sistem yang...
KOPI SILATURAHIM Susuri berdekat aromanya tetap harum menusuk walau ada garis pemisah Takdir menemukan jua hadir mendidih...
PENANTIAN Zulkifli Abdy Hari itu simponi bernyanyi Pagi sunyi lambat laun perlahan-lahan Perjalanan waktu ke satu titik antara...