EQUILIBRIUM
Zulkifli Abdy Aku sedang menghitung ulang kembaikan orang lain padaku, mungkin itulah caraku untuk senantiasa merasa berutang...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Zulkifli Abdy Aku sedang menghitung ulang kembaikan orang lain padaku, mungkin itulah caraku untuk senantiasa merasa berutang...
Oleh Alkhair Aljohore Di sebuah sudut pasar, ada cerita, Seorang pedagang, sederhana, Jangan pandang sebelah mata, Ketika dia...
Anak-anak Langit Oleh Leni Marlina Di bawah genting langit yang retak, kisah itu lahir, seperti debu yang tersangkut...
Sajak 5 Desember 2024 Sajak 1 Kulupakan tanggal empat yang sudah berangkat hari cepat sekali susup-sasap seperti mimpi...
MERUNGKAI KEMBARA Pencarian kala menyusuri denai destinasi pada sebuah perjalanan tapak tapak tekad di liku kehidupan Mengintai sejarah...
Oleh Leni Marlina Kereta—bukan sekadar mesin, tetapi luka yang terbungkus pelat logam, melangkah ke dalam malam yang...
Lukisan dan Tulisan Jiwaku Apa perlu kau menilai lukisan dan tulisanku, Ketika setiap goresan adalah puisi berbunyi, Kanvas...
Zab Bransah RANTAI DOA Kubersujud di atas sajadah cinta bagi-Nya Melalui hamba setiap tugas lima waktu Bagi setiap...
Oleh Mr. Kunanh Hatiku pernah gelap tanpa cahaya. Cukup lama hatiku di dalamnya. Hampir aku lupa pada...