Biarkan Waktu Menghapus Jejak Kita
Oleh Juni Ahyar Tuliskan kesedihan di lembar hati,Ketika kata-kata tak mampu lagi menari.Ada rasa yang beku di sela...
Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin. Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Juni Ahyar Tuliskan kesedihan di lembar hati,Ketika kata-kata tak mampu lagi menari.Ada rasa yang beku di sela...
Oleh Juni Ahyar Dengarlah kicau burung-burung bernyanyi,Menjemput mentari pagi yang berseri.Langit tersenyum dengan sinar suci,Pertanda pujian pada Sang...
BIKIN PUISI LAGI Hari ini aku harus menulissebarisan kata yang keluar dengan sendirinyaApakah ia akan mengumpat atau mencelaAku...
Oleh : Juni Ahyar Izinkan diriku meluahkan rasa,Maafkan andai hati kau terasa,Biar kuceritakan segala duka,Moga engkau tak ulanginya...
Oleh Hamdani Mulya Di kampus Syiah Kuala, cahaya ilmu bersinarProfesor Dayan Dawood, lentera yang menerangi jalanDengan sabar dan...
Oleh Bestari Ai -Luka- Luka itu terluka kembali dan mungkin akan membekas di tempat yang sama. selalu menyalahkan...
Oleh Müslimin Lamongan 1996 seperangkat alat sholat kunikahitanpa rupiah emas permatatikar pandan, piring,cangkir kopi kubawa sertasepeda pancal ikut...
Janganlah Engkau Marah: Wasiat Cahaya dari Rasul” Oleh Juni Ahyar Marah itu bara, api tanpa rupa,Menyulut lidah, membakar...
Oleh Nyakman Lamjame Dunia menakar wajah yang gemerlap,Bukan luka yang lirih dalam diam menjerat.Percaya pada gaun dan gema,Meninggalkan...