Rubrik Puisi adalah ruang bagi kata-kata yang diramu menjadi cahaya, luka, harapan, dan rahasia. Di sini, setiap bait bukan sekadar rangkaian kalimat, tetapi jejak perasaan yang ditulis dengan ketajaman imaji dan kejujuran batin.
Rubrik ini membuka pintu bagi suara-suara yang ingin berbicara lewat lirih metafora, menantang keheningan, dan merayakan sisi paling manusia dari pengalaman: cinta, kehilangan, waktu, dan kerinduan. Setiap puisi menjadi undangan untuk berhenti sejenak, lalu merasakan.
Oleh Muslimin Lamongan alam benakmu sirna bijak manusiawimerasa membeli janji-janji bertabur mimpimulut busa basi dicuci orasi apel merah ilusisepatu kuasa...
Oleh Nyakman Lamjame Aku hijau,lahir dari bisik pagi yang berembun,dari rintik lembut menyejukkan pucuk daun,dari hembusan angin yang mengurai rahasia ranting. Bukan...
Ilusi Luka Oleh: Indra Mardiani Bagaimana hendak kau angkat wajahmu,Jika luka terlalu dalam terukir?Terlalu lebar kau hias guratnya,Hingga tak tersisa...