Dengarkan Artikel
Oleh Auliana Rizky
Mahasiswa FKIP Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Letting 2017
Pagi itu ruang memang tampak sangat cerah
Kursi dan meja tersusun rapi diduduki oleh mahasiswa
Embun pagi membuat semuanya menjadi sejuk
Tapi suasana hati tak serupa, hati pun membungkam.
Resah gelisah pun datang menghampiri
Jendela terbuka dan pandangan di luar tampak jelas
Hati tak lagi sejuk seperti dulu, dunia mulai bertanya
Apa yang sudah terjadi dan dia tak bergelitik sedikitpun?
Dari pojok kejauhan sangat terlihat
Seorang mahasiswa terdiam duduk sendiri
Termenung, matanya bermain di luar jendela
Dia meraih sebuah pena dan selembar kertas.
Dia mulai mencoba merenungi, lalu menulis
Tak ada sapaan lagi untuknya, bahkan melihatnya
Lidahnya sulit berkata , tubuhnya bergetar
Ketenangan olehnya sendiri.
Apa yang dia lakukan di selembar kertas itu?
Semua itu semakin membingungkan, ternyata
Dia tak bisa bercakap, dia bisu, hanya pena yang menemani
Perempuan itu sedang menulis maksud hatinya.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 201x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 193x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 112x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 101x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.









