POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Catatan Perjalanan Jalan-jalan

Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura

Redaksi by Redaksi
Januari 2, 2025
in Jalan-jalan
0
Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura - 26e4ccea 1a16 4cdc bf75 e8dd81c50182 | Jalan-jalan | Potret Online

Oleh Nurbadriyah

Pengawas SMA Provinsi Banten dan Ketua Umum Perkumpulan Penulis Motivator Nasional

Di sebuah sekolah menengah, ada seorang guru bernama Risa yang sudah mengabdi selama belasan tahun. Ia dikenal sebagai guru yang penuh dedikasi, tetapi akhir-akhir ini, wajah Risa sering terlihat lelah. Berbagai perubahan sistem pendidikan, tugas administratif yang menumpuk, serta dinamika siswa zaman sekarang membuat Risa merasa terbebani.

Baca Juga
  • Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura - EF155EA9 045A 47BB 84B7 E569162D37D8 | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    BENGKEL OPINI RAKyat
    20 Apr 2025
  • 02
    Jalan-jalan
    Pengentasan Permukiman Kumuh Melalui Program KOTAKU
    21 Okt 2016

Suatu hari, di ruang guru, Risa melontarkan keluhan, “Kenapa sekarang mengajar terasa begitu berat? Kurikulum terus berubah, siswa semakin sulit diarahkan, dan kita harus mengerjakan begitu banyak hal di luar tugas utama mengajar. Kadang, rasanya ingin menyerah.”

Rekan-rekan guru mendengarkan, namun suasana menjadi canggung. Beberapa mulai menghindari Risa, karena merasa energinya negatif. Bahkan, kepala sekolah memanggilnya untuk membicarakan performanya yang mulai menurun.

Baca Juga
  • 01
    Jalan-jalan
    Renovasi Rumah
    04 Apr 2025
  • Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura - 2025 04 21 08 07 50 | Jalan-jalan | Potret Online
    Cerpen
    Sebelum Dimakamkan
    21 Apr 2025

Sore itu, Risa duduk sendirian di kelas setelah jam pelajaran selesai. Ia merenung, mencoba mencari kembali alasan mengapa ia memilih menjadi guru. Pandangannya jatuh pada papan tulis, tempat ia menuliskan pelajaran hari itu. Ia teringat betapa dulu ia bersemangat berbagi ilmu dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Saat itu, seorang guru senior, Bu Hana, mendekatinya. Dengan senyuman lembut, Bu Hana berkata, “Risa, kamu tahu filosofi kura-kura? Cangkang berat di punggung kura-kura memang membuatnya berjalan lambat, tetapi itu juga rumahnya. Tanpa cangkang itu, ia tidak punya perlindungan dan tidak punya tempat berlindung. Sama seperti kita sebagai guru. Mengajar mungkin terasa berat, tapi inilah rumah kita, tempat kita mencari nafkah dan memberi makna bagi hidup kita.”

Baca Juga
  • Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura - 02c8480f 1742 4d09 a073 295a74824ffd | Jalan-jalan | Potret Online
    Jalan-jalan
    BENGKEL OPINI RAKyat
    28 Mar 2025
  • 02
    Jalan-jalan
    PAH Cetuskan Gerakan Politik Hijau
    29 Mei 2017

Risa tertegun. Bu Hana melanjutkan, “Kuncinya adalah sabar dan menikmati perjalanan ini. Jangan biarkan keluhan merusak dirimu dan bagaimana orang lain memandangmu. Semakin kita mengeluh, semakin buruk dampaknya bagi karier kita, dan orang-orang di sekitar kita pun akan kehilangan respek. Sebaliknya, kalau kita menjalani tugas dengan tekun dan penuh inovasi, suasana kerja akan lebih menyenangkan, baik untuk kita maupun untuk siswa kita.”

Kata-kata Bu Hana menampar kesadaran Risa. Ia mulai melihat pekerjaannya dari sudut pandang yang berbeda. Esok harinya, ia datang ke kelas dengan semangat baru. Ia mencoba pendekatan kreatif dalam mengajar, lebih banyak tersenyum, dan berusaha menciptakan suasana belajar yang hangat.

Perlahan, perubahan itu dirasakan oleh siswa dan rekan-rekannya. Hubungan Risa dengan mereka membaik, dan ia mulai menikmati kembali perannya sebagai seorang guru.

**Pelajaran dari Risa**
Tugas mengajar, seperti cangkang kura-kura, memang terasa berat, tetapi ia adalah bagian dari kehidupan kita yang memberi perlindungan dan makna. Dengan kesabaran, ketekunan, dan sikap positif, setiap tantangan bisa dihadapi, dan perjalanan itu akan menjadi lebih menyenangkan.

 

Previous Post

Aku dan Harun Anakku, Tatkala Langsat Montasik Mulai Matang

Next Post

Transfer Ilmu dalam Gelap

Next Post
Kisah Guru Risa dan Filosofi Kura-Kura - da5c2b97 0587 4098 8943 37d335ac5440 | Jalan-jalan | Potret Online

Transfer Ilmu dalam Gelap

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah