POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman

Selangor, Malaysia

RedaksiOleh Redaksi
December 27, 2024
Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman
🔊

Dengarkan Artikel

Arca Seni

Lewat ini bersilih kasih
Ia datang menjengah dalam sekujur lena
Sebelum subuh terjaga
Mencari usia dalam ekspresif mata
Melihat jalan hidup yang terputus-putus oleh derita seni
Melihat manusia merebut nama anugerah
Di kaki seni menyembah
Tiba-tiba selautan manusia ku melihat wajahku
Muram dan tidak bermakna
Sambil mengutip seni
dan tampalkan di dinding dunia
Bersilih manusia berselisih tidak langsung menghiraukan
Lalu kuberwuduk membasuh seni
Kubiarkan ia mengalir
Seperti diriku pergi

Oleh: Zainatul Shuhaida Abdull Rahman
Pensyarah Kanan
Universiti Teknologi MARA Shah Alam Selangor

 

Dalam Kedut Usia

📚 Artikel Terkait

Pujangga Lama dan Pujangga Baru Punah, Karena Tidak Mendapat Tempat Dalam Negara Sistem Republik

BERJUTA SEPEDA DAN LINGKUNGAN

KPK: Komedi Pemberantasan Kelas Teri

Perjuangan Tanpa Henti Sang Pengemis di Simpang Jambo Tape

Mata pudar kelam makrifah
Antara dengar dan percaya
Cakap-cakap dunia yang sering berubah
Semuanya sudah ditempuh ditempah
Meniti sarat-sarat masa
Derita bahagia di dalam cerita sepatu sudah disarung sudah dibau
Selimut kehidupan ini semakin lusuh
Mudaku sudah habis gemuruh
Pada ilmu, pada cinta, pada anak-anak membesar di depan mata, pada kerjaya yang semuanya mengejar mencekik masa, pada seni melalai usia
Aku kini melihat rumah besar yang ku tinggalkan cuma roh
Perhiasan luar negara yang hanya menjadi perhiasan masa
Melihat pula emas-emas yang mungkin memberatku di mashar
Lalu aku bertanya-tanya
Sahabat-sahabatku yang meninggal dunia apa khabar mereka di sana
Tanganku masih kosong tiada bekal dan cenderamata
Untukku beri pada Tuhan pemelihara

Tua

Bezanya tua
Langkah tidak lagi tegap banyak berdiri tidak lagi lurus lebih membongkok
Baring tidak lagi terlentang banyak mengiring lebih ke liang lahad
Bercakap tidak lagi terus
Banyak lupa lebih tergagap-gagap
Mendengar tidak lagi telus banyak memandang lebih tidak lagi kenal

Berbeza muda
Banyak kata lebih dusta dari benar
Banyak melihat lebih buruk dari syariat
Banyak dengar lebih muzik dunia sesat
Banyak berjanji lebih usia dari singkat
Banyak membeli lebih bazir dari manfaat
Ini kisah tua muda
Ini kisah muda tua
Sebelum tua meninggal muda
Ketika muda ingat tua
Manusia roda manusia sama
Beza cuma laluan dan aturan Tuhan dan kasihannya

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Perokok Pemula Semakin Menggila?

Yang Pulang Tanpa Pusara

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00