• Latest
Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman - 8032ecdd a9bd 4303 ab02 1983b2742ae4 | POTRET Budaya | Potret Online

Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman

Desember 27, 2024
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
OSIS

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman

Selangor, Malaysia

Redaksiby Redaksi
Desember 27, 2024
A A
Reading Time: 2 mins read
Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman - 8032ecdd a9bd 4303 ab02 1983b2742ae4 | POTRET Budaya | Potret Online
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Arca Seni

Lewat ini bersilih kasih
Ia datang menjengah dalam sekujur lena
Sebelum subuh terjaga
Mencari usia dalam ekspresif mata
Melihat jalan hidup yang terputus-putus oleh derita seni
Melihat manusia merebut nama anugerah
Di kaki seni menyembah
Tiba-tiba selautan manusia ku melihat wajahku
Muram dan tidak bermakna
Sambil mengutip seni
dan tampalkan di dinding dunia
Bersilih manusia berselisih tidak langsung menghiraukan
Lalu kuberwuduk membasuh seni
Kubiarkan ia mengalir
Seperti diriku pergi

Oleh: Zainatul Shuhaida Abdull Rahman
Pensyarah Kanan
Universiti Teknologi MARA Shah Alam Selangor

 

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman - 5de97004 0731 46d3 b7a2 38575dadc077 | POTRET Budaya | Potret Online

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

Dalam Kedut Usia

Mata pudar kelam makrifah
Antara dengar dan percaya
Cakap-cakap dunia yang sering berubah
Semuanya sudah ditempuh ditempah
Meniti sarat-sarat masa
Derita bahagia di dalam cerita sepatu sudah disarung sudah dibau
Selimut kehidupan ini semakin lusuh
Mudaku sudah habis gemuruh
Pada ilmu, pada cinta, pada anak-anak membesar di depan mata, pada kerjaya yang semuanya mengejar mencekik masa, pada seni melalai usia
Aku kini melihat rumah besar yang ku tinggalkan cuma roh
Perhiasan luar negara yang hanya menjadi perhiasan masa
Melihat pula emas-emas yang mungkin memberatku di mashar
Lalu aku bertanya-tanya
Sahabat-sahabatku yang meninggal dunia apa khabar mereka di sana
Tanganku masih kosong tiada bekal dan cenderamata
Untukku beri pada Tuhan pemelihara

Tua

Bezanya tua
Langkah tidak lagi tegap banyak berdiri tidak lagi lurus lebih membongkok
Baring tidak lagi terlentang banyak mengiring lebih ke liang lahad
Bercakap tidak lagi terus
Banyak lupa lebih tergagap-gagap
Mendengar tidak lagi telus banyak memandang lebih tidak lagi kenal

Berbeza muda
Banyak kata lebih dusta dari benar
Banyak melihat lebih buruk dari syariat
Banyak dengar lebih muzik dunia sesat
Banyak berjanji lebih usia dari singkat
Banyak membeli lebih bazir dari manfaat
Ini kisah tua muda
Ini kisah muda tua
Sebelum tua meninggal muda
Ketika muda ingat tua
Manusia roda manusia sama
Beza cuma laluan dan aturan Tuhan dan kasihannya

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 341x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 308x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 295x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Discussion about this post

Next Post
Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman - IMG_9052 | POTRET Budaya | Potret Online

Yang Pulang Tanpa Pusara

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com