Serangkai Puisi Zainatul Shuhaida Abdull Rahman

Desember 2024
Oleh: Redaksi

Arca Seni

Lewat ini bersilih kasih
Ia datang menjengah dalam sekujur lena
Sebelum subuh terjaga
Mencari usia dalam ekspresif mata
Melihat jalan hidup yang terputus-putus oleh derita seni
Melihat manusia merebut nama anugerah
Di kaki seni menyembah
Tiba-tiba selautan manusia ku melihat wajahku
Muram dan tidak bermakna
Sambil mengutip seni
dan tampalkan di dinding dunia
Bersilih manusia berselisih tidak langsung menghiraukan
Lalu kuberwuduk membasuh seni
Kubiarkan ia mengalir
Seperti diriku pergi

Oleh: Zainatul Shuhaida Abdull Rahman
Pensyarah Kanan
Universiti Teknologi MARA Shah Alam Selangor

 

Dalam Kedut Usia

Mata pudar kelam makrifah
Antara dengar dan percaya
Cakap-cakap dunia yang sering berubah
Semuanya sudah ditempuh ditempah
Meniti sarat-sarat masa
Derita bahagia di dalam cerita sepatu sudah disarung sudah dibau
Selimut kehidupan ini semakin lusuh
Mudaku sudah habis gemuruh
Pada ilmu, pada cinta, pada anak-anak membesar di depan mata, pada kerjaya yang semuanya mengejar mencekik masa, pada seni melalai usia
Aku kini melihat rumah besar yang ku tinggalkan cuma roh
Perhiasan luar negara yang hanya menjadi perhiasan masa
Melihat pula emas-emas yang mungkin memberatku di mashar
Lalu aku bertanya-tanya
Sahabat-sahabatku yang meninggal dunia apa khabar mereka di sana
Tanganku masih kosong tiada bekal dan cenderamata
Untukku beri pada Tuhan pemelihara

Tua

Bezanya tua
Langkah tidak lagi tegap banyak berdiri tidak lagi lurus lebih membongkok
Baring tidak lagi terlentang banyak mengiring lebih ke liang lahad
Bercakap tidak lagi terus
Banyak lupa lebih tergagap-gagap
Mendengar tidak lagi telus banyak memandang lebih tidak lagi kenal

Berbeza muda
Banyak kata lebih dusta dari benar
Banyak melihat lebih buruk dari syariat
Banyak dengar lebih muzik dunia sesat
Banyak berjanji lebih usia dari singkat
Banyak membeli lebih bazir dari manfaat
Ini kisah tua muda
Ini kisah muda tua
Sebelum tua meninggal muda
Ketika muda ingat tua
Manusia roda manusia sama
Beza cuma laluan dan aturan Tuhan dan kasihannya

Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Add New Playlist