Dengarkan Artikel
Oleh Iqbal Rizkyka
Mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam UIN Bukittinggi, Sumatera Barat
Para siswa yang berada di kelas 3 atau XII SMA, yang berencana melanjutkan pendidikan sering bingung memilih pendidikan untuk masa depan mereka. Banyak yang kemudian salah pilih dan akhirnya tersesat di belantara kampus. Mengapa demikian? Jawabanya karena tidak mengenal jurusan dan ke mana arah mereka akan dibawa kala belajar dan menyelesaikan kuliah di jurusan yang dipilih. Mereka banyak yang masih bingung mau milih Program Studi (Prodi) apa dan mau jadi apa nantinya?
Untuk itu, para siswa perlu mendapat informasi dan bimbingan dalam memilih jurusan. Untuk itu tulisan ini sedikit membantu memberikan informasi mengenai salah satu jurusan yang mungkin sesuai dengan pilihan. Di UIN Bukittinggi ada Program Studi asyik dan penuh warna, yakninya Aqidah dan Filsafat Islam (AFI).
Prodi AFI memiliki lokus kajian yang secara dasar ada tiga, yakninya Aqidah (Teologi), Filsafat Islam, dan Tasawuf. Ada baiknya kita berkenalan terlebih dahulu dengan Prodi AFI di UIN Bukittinggi.
Program Studi AFI ini telah ada sejak tahun 2015, saat itu kampus ini masih bernama IAIN (Institut Agama Islam Negeri). Pada awalnya Prodi ini bernama Aqidah dan Filsafat, namun seiring berjalan waktu berubah menjadi Aqidah dan Filsafat Islam seperti saat ini. Sehingga terhitung saat ini prodi telah eksis hampir 10 tahun dengan melahirkan alumni yang hebat dan terampil dalam berbagai bidang.
Bertempatkan di Bukittinggi, merupakan nilai plus secara geografis bagi jurusan ini, karena Kota Bukittinggi memiliki akses yang baik dan memiliki keragaman etnis dan budaya, sehingga sangat cocok bagi mahasiswa AFI untuk melakukan penelitian.
📚 Artikel Terkait
Pada tahun 2020 prodi AFI memiliki program Magister (S2) dan pada tahun ini 2024, AFI juga membuka program doktoral (S3), sehingga sangat cocok bagi kita yang ingin langsung lanjut ke jenjang tersebut setelah mengikuti program Sarjana.
Tak kalah pentingnya, dosen-dosen di Prodi ini memiliki corak dan keahlian yang menarik, serta sebagian besarnya sudah menjadi guru besar (Profesor).
Untuk tamatan jurusan ini nantinya akan mendapat gelar Sarjana Agama (S.Ag), bukan berarti dengan gelar tersebut nanti hanya menjadi Ustadz dan Ustadzah saja.
Tentu jurusan inilah yang memberi tawaran lapangan pekerjaan yang banyak apabila mahasiswa serius menekuninya. Di antaranya pendakwah, Guru, Dosen, Jurnalis, Pengamat Politik, Pejabat Pemerintah, Pegawai Negri Sipil Kemenag, Peneliti, Anggota FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), dan masih banyak lagi.
Selain itu beberapa tokoh influencer saat ini juga rata-rata merupakan alumni AFI, seperti Habib Husein Ja’far al-Hadar, Bapak Fahruddin Faiz, serta beberapa rektor di PTKN dan PTKIN juga merupakan alumni dari AFI.
Dengan demikian, tidak bisa kita simpulkan dengan mudah bahwa lulusan Prodi AFI hanya akan menjadi Ustadz dan Ustadzah saja, melainkan bisa diterima dalam berbagai bidang profesi.
Kuncinya yang harus difahami bahwa pada dasarnya kuliah bukan hanya sekadar mencari gelar , tetapi mengasah pola pikir dan skill, sehingga kita menjadi benar-benar orang yang berguna dan bermanfaat
Maka dari itu Prodi AFI bisa menjadi salah satu pilihan terbaik untuk bekerja di aspek yang diinginkan. Menjadi seorang pemimpin hebat dan memiliki jejaring yang luas turut memperlancar usahamu nantinya.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





