Buat Barlian AW
Oleh Zulkifli Abdy
Aku mencium aroma rindu
yang engkau genggam sepanjang
jalan kembaramu
dan aku menantimu dengan secawan
rindu pula
yang nyaris membeku di rentang
perjalanan panjang waktu
Senyampang kita bertemu bertudung remang rembulan
akan kupertautkan rindu yang kerap
kita sengketakan
agar tiada lagi dusta di antara kita
Sudahlah sahabat..,
melangkahlah segera ke tapal batas
sebelum isyarat jejak tersaput angin
engkau akan tersesat dengan rindu
yang kian ranum
engkau bukan hanya akan kehilangan
pedoman
tetapi rindu pun akan sia-sia dalam
genggaman.
(Z.A -Puisi spontan tadi malam, 25 Juli 2024).










© 2026 potretonline.com








Diskusi