POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

KAKI MELANGKAH, MATA MENATAP, HATI MENIKMATI KEINDAHAN MUSIUM PIDIE JAYA.

RedaksiOleh Redaksi
March 14, 2023
KAKI MELANGKAH, MATA MENATAP, HATI MENIKMATI KEINDAHAN MUSIUM PIDIE JAYA.
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Risnawati, S.Pd 

Guru SMP Negeri 1 Meureu Dua, Pidie Jaya

Hai pohon… Yang begitu indah

Kamu menjadi saksi di mana awalnya aku datang mengunjungi musium Pidie Jaya , aku melihat banyak pohon yang penuh dengan warna kuning, hijau, bahkan ada yang berbunga merah, pink dan masih banyak warna lainnya

Aku melangkah terus dan menerus, lantas aku terkejut melihat danau yang melingkari musium itu, ternyata untuk kita ke musium itu, kita harus menaiki rakit terlebih dahulu. Wahhhh seru banget, aku sangat bahagia. Sambil aku menarik tali yang ada pada rakit itu, lalu aku menaiki rakit itu, aku menikmati udara yang begitu segar.!

Nah setiba aku di museum itu, yang terletak seperti pulau gitu lochhh..Aku mulai menatapi satu persatu di bawah musium itu, terdapat guci guci jaman dulu. Terlihat dari warnanya yang mulai memudar.

Dan aku mulai duduk, sembari aku beristirahat sejenak, sambil aku menikmati angin yang sepai sepoi sambil melihat pohon yang melambai lambai, dan ternyata aku baru menyadari di bawah musium tersebut terdapat dua buah lesung jaman dulu. Yang dulu biasa orang pakai untuk menumbuk beras, jagung, agar menjadi tepung dan sebagainya. Sambil kupegang halus lesung tersebut….

Langsung terbayang nenekku dulu,

yang setia menggunakan alat seperti ini.

Semoga nenek tenang di alam sana ya nek. . Sepontan aku ke ingat nenekku.

📚 Artikel Terkait

Mahasiswa Berpangkat Wirausaha

Gaza di Antara Damai Palsu dan Neraka

Carilah Beasiswa Untuk Pendidikan Yang Lebih Baik

Pilkada 2024 Padang Panjang Ubai Dillah Al Anshori: Energi Bangkit Bersama Milenial

Lalu aku berjalan sedikit demi sedikit.

Sambil aku hitung tiang tiang yang berdiri kokoh yang menjadi kaki rumah adat Aceh ini. Semua tiangnya bertotal 28 tiang,

Kuraba sambil terbesit di dalam hati ku, begini lah kayu kayu dulu yang begitu kokoh dan menjadi satu khas kayu jaman dulu,lalu mataku mulai tertuju pada ukiran yang ada di rumah adat itu. Ukiran yang penuh simbolis khas adat Acehnya .

Aku mulai menaiki tangga untuk memasuki musium tersebut, agar rasa penasaranku terjawab semua. Aku melangkah perlahan -lahan, lalu aku terpukau dengan suasana yang ada di dalam itu.

Subhanallah YA ALLAH,,,, indah banget! Di sana aku melihat banyak barang jaman dulu, yang tersusun begitu rapi, dan terdapat foto foto yang menceritakan sejarah sejarah dulu , serta bangunan bangunan yang kramat.

Aku mulai memandangi banyak hal yang terbisik di hati kecil yang paling dalam. Begitu lah kehidupan orang jaman dulu yang menggunakan barang barang seperti ini. Semua serba alami tanpa menggunakan listrik. MasyaAllah.. Mataku mulai berkaca kaca, sembari mengucapkan rasa syukur. Allah masih beri kesempatan untuk aku melihat barang barang yang sangat penuh sejarahnya.

Aku baru sadar, ternyata kakiku berpijak di atas anyaman tikar yang sangat indah dan berkesan seni yang sangat unik. Lalu setelah lama aku berada di atas itu, aku mulai turun dan sambil kudengar suara lantunan ayat suci AL-QUR’AN. Sembari aku duduk termenung sambil menikmati suara merdu itu, aku menikmati angin yang sepai sepoi. Hati ini begitu tenang dan mataku mulai tertuju ke arah kamar kecil yang ada di bagian belakang musium tersebut/ Pemandangannya begitu unik.  Lukisan yang begitu berimaginasi. Eh ternyata itu kamar mandi. Ini benar sebuah kreasi yang sangat indah, sebuah toilet disulap menjadi pemandangan indah, luar biasa.

Lalu aku mulai tertarik berjalan ke arah belakang musium tersebut. Nah, di sana aku mendapati lagi lesung yang berada di bawah pondok kecil. Lesung ini benar benar alami, dan ternyata aku seperti mengenal lesung tersebut. Sepertinya itu lesung yang dulunya berada di SMPN 8 Bandar baru. Nah kebetulan aku ingat sekali. Dulu aku pernah dikasih tahu oleh suamiku, beliau juga dulu pernah ikut bantu mengangkat lesung itu.   Suamiku bilang lesung itu diletatakan  di bagian belakang. Itu pun kalau memang benar lesung itu.

Ternyata lesungnya masih kokoh dan tertata rapi…

Aku mulai melihat  beberapa pondok yang dibangun di bagian yang tak jauh dari danau, sembari kutarik nafas dan menghembusnya kembali. Termyata, keindahan yang luar biasa yang aku dapati di sini. Rumah adat Aceh. dan memiliki nilai-nilai budaya Islam.

#RISNAWATI, S.Pd.

#guru_Smpn 1 meurah dua

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 140x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
165
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Mengendarai sepeda berarti kamu kuat secara fisik!

Mengendarai sepeda berarti kamu kuat secara fisik!

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00