POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Aku dan Sepedaku, Antara Harapan dan Kenyataan

Tulisan dalam rangka Lomba Menulis Essai Majalah POTRET yang diselenggarakan oleh CCDE, POTRET Gallery, Majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas dengan dukungan Toko Serikat Bike dan Jasaroda. Tulisan ditayangkan Apa adanya dari penulis, tanpa diedit oleh pihak penyelenggara. Silakan baca dan berikan komentar terhadap tulisan dan berikan like

RedaksiOleh Redaksi
March 1, 2023
Aku dan Sepedaku, Antara Harapan dan Kenyataan
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Zulfadli Kawom

Aku berharap ayah membeli sepeda baru buatku untuk ku kayuh ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) setelah tamat Sekolah Dasar (SD), tapi ayah membeli sepeda sudah pernah dipakai tapi bermerk, phoenix di pasar Geurugok pada agen sepeda kenalannya.

Kini langlahku makin panjang, setiap pulang sekolah, daya jelajahku makin jauh menjangkau luar kampungku, melewati persawahan, perbukitan bahkan laut, pergi ke rumah teman sekolah, rumah saudara bahkan tempat-tempat untuk bermain. Aku mulai menghafal jalan dan lorong-lorong tikus dan landmark-landmark sebagai penanda, misalnya kedai, mesjid, tugu, paberik, bahkan pohon-pohon besar, biasanya di tempat kuburan umum.

Aku sangat ingin sekali mengayuh sampai jauh, Krueng Geukuh, Lhok Weeng, Jamuan, PT.KKA tercapai, jaraknya sekitar 12 batu dari rumahku.

Hingga aku target Kota Lhokseumawe berjarak 50 Batu dari kamlungku,  dan itu tercapai ketika Suloi yang tinggal dengan neneknya mengajak ke rumah orang tuanya yang telah pindah ke Loh Kala, Blang Panyang.

Pagi-pagi kami mulai meminjam pompa di Bengkel Sepeda Apa Raoh dan memompa ban sampai keras. Berangkatlah kami ada empat sepeda, Yadi, Midi dan Amat.

📚 Artikel Terkait

Dosen Itu Tewas di Tengah Gurun Menuju Rumah Tuhan

Jendela Istana Hamatisa

Menulis Puisi Dengan (Kon)teks Esai

Benturan Peradaban Barat Dengan Agama Akan Membuat Islam Semakin Berjaya dan Berkembang Pesat di Masa Mendatang

Kami telah melewati Krueng Geukuh, baru 10 Batu, Midi tak sanggup lagi mengayuh, ke lelahan lalu mereka balek. Kini tinggal Amad, Yadi saja. Ternyata sampai Batuphat mereka menyerah. Tinggallah aku dan Suloi yang terus komit.

Kami telah mengayuh hampir tiga jam secara bergantian di jalan nasional Medan-Banda Aceh, sudah mencapai 45 Batu. Akhirnya sampailah kami dirumah orang tua Suloi. Aku sangat senang, rumahnya di perbukitan, nampak Kota Lhokseumawe dan kapal tangker pengangkut migas, kami berlari lari dibukit yang banyak ditumbuhi pohon jomblang dekat Gua Jepang.

Karena sudah sore kamipun pamit pulang ke Krueng Mane pada orang tua Suloi. Di jalan sudah kemalaman, sepeda tanpa lampu terus ku kayuh. Tepat jam sepuluh malam aku sampai di kampung, aku tidak berani pulang kerumah.

Aku kini mulai akrab dengan namanya gemuk, pompa, minyak tanah, dan beberapa bagiam sepeda yang terkadang harus kuganti sendiri ketika rusak.

Apa Mut adalah montir sepeda terkenal di daerah kami, selain beberapa yang lain. Aku selalu memperhatikan saat mereka membongkar pasang agar aku bisa melakukan sendiri untuk menghemat biaya.

Ada juga teman-teman yang tidak punya sepeda ke sekolah, bayangkan tiap pagi harus jalan kaki satu kilometer bahkan dua kilometer lebih, terkadang mereka kutemukan di depan rumahnya, di tengah jalan dan ‘syeet” mereka seperti terlatih meloncat dan berdiri pada tumpuan as belakang yang agak panjang, sengaja aku memasang baut panjang supaya teman-teman juga aku sendiri kalau letih mengayuh bisa berdiri di belakang, terkadang kalau petualangya jauh, bisa berjam-jam berdiri di belakang setelah ganti supir.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 138x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Dari Sekadar  Hobi Hingga Menjadi Peluang Bisnis

Dari Sekadar Hobi Hingga Menjadi Peluang Bisnis

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00