POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

BERSEPEDA BUKAN SEKEDAR OLAH RAGA

Tulisan Suci Tiristiani, dalam rangka Lomba Menulis Essai Majalah POTRET yang diselenggarakan oleh CCDE, POTRET Gallery, Majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas dengan dukungan Toko Serikat Bike dan Jasaroda. Tulisan ditayangkan Apa adanya dari penulis, tanpa diedit oleh pihak penyelenggara. Silakan baca dan berikan komentar terhadap tulisan dan berikan like.

RedaksiOleh Redaksi
February 22, 2023
BERSEPEDA BUKAN SEKEDAR OLAH RAGA
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Suci Triristiani

Tiga tahun lalu negara kita terkena Pandemi Covid-19 yang harus membuat kita membatasi aktivitas kita. Pandemi Virus Corona telah menciptakan kebiasaan yang luar biasa dan kian semakin Populer saat ini. Salah satu yang disebut adalah bersepeda. Gairah bersepeda memuncak pada level yang tak pernah terlihat pada tahun sebelum Pandemi.

Di Indonesia bersepeda massal kadang menempuh jarak yang sangat jauh yang biasa di lakukan mobil atau kereta . bersepedah tidak hanya di lakukan pada akhir pekan tetapi juga setiap hari pada 2019 awal mula Negara kita terkena Covid-19, dan tahun 2020 menyebutkan Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan manusia dalam hitungan bulan, khususnya bersepeda dan berjalan kaki.

Sepeda juga semakin popular dipakai ke tempat kerja, karena orang mengindari berkerumunan dalam angkutan umum, pentingnya kaitan bersepeda dengan kesehatan dan kegembiraan udara yang bersih selama Pandemi.

Polusi udara di seluruh dunia memang turun drastic karena udara tidak lagi dilewati oleh pesawat dan jalan –jalan tata lagi ramai dilewati pengendara. Larangan berkerumunan dan lockdown, termasuk pembatasan sosial bersekala besar atau PSBB di Indonesia untuk mengurai penyebaran Covid-19.

Udarah bersih ini mendorong manusia menikmati kemewahan suasana di yang sebelumnya di balut dengan Polusi. Cara untuk menikmati udara bersih itu adalah dengan bersepeda.

Kebiasaan bersepeda juga menumbuhkan kesadaran yaitu lepas dari ketergantungan bahan bakar minyak, kebiasaan bersepeda umum di seluruh kota dan desa Indonesia maka tak mustahil ketergantungan kepada wahan-wahana transportasi dan bahan bakar minyak pun berkurangan. Lain hal, bersepeda juga bias mendorong pemerintah pusat dan daerah membangun event-event balapsepeda seperti tourde Indonesia di gelar lebih dari yang saat ini diadakan.

📚 Artikel Terkait

Tidak Ada yang Abadi, Semuanya Berubah:Cerita Masa Kecil

Untaian Puisi-Puisi Mustiar Ar.

Disdik Gayo Lues Selenggarakan Sosialisasi Penulisan Blangko Ijazah SD dan SMP

Ketika Laut dan Buku Sama Asingnya

Pembahasaan bersepeda tidak di mulai dari udara bersih dan event balap sepeda, melainkan membuat tubuh manusia sehat agar produktif berkegiatan dan pada zaman ketika orang mudah terserang panyakit-penyakit kronis seperti Struk, Rekomendasis ilmiahdan praktis sendiri masyarakat bahwa agar bugar dan sehat. Manusia perlu aktif secara fisik dan bersepeda adalah salah satunya.

Bersepeda bias membantu manusia menghindari penyakit-penyakit serius sepertis Obesitas, Jantung, Kanker, Penyyakit mental, dan Diabetes.

Sepeda tak cuma berkaitan dengan olahraga dan kesehatankarena bersepeda juga berkaitan dengan wisata alam yang kemudian bertaut dengan roda perekonomian, masyarakat setempat.

Bersepeda  juga memicu tumbuhnya kesadaran mengenai pentingnya lingkungan bersih dan energi ramah lingkungan, bahkan meningkatkan kohesi sosial.

Tour de France sendiri bukan sekedar ajang balap sepeda Profesional beradu Prestasi dalam turnamen-turnamenbalap sepeda lainnya. Salah satunya Negara yang berhasil dengan formula ini adalah Kolombia. Beriklim tropis dan bergeografi mirip dengan Indonesia. Kamboja menjadi atlet –atlet balap sepeda ajang-ajang kelas dunia.

Indonesia sangat punya modal untuk mengikuti jejak kolombia itu. Indonesia sangat pantas memajukan event-event seperti  Tour de Banyuwangi ijen, tour de singkarat atau tour de Indonesia. KARENA BERSEPEDA  ITU BUKAN SEKEDAR OLAH RAGA.

BIONARASI PENULIS :

Suci Trilistiani lahir di Sidorjo  pada tanggal 06 Agustus 2006. Saat ini bertempat tinggal di Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Status penulis saat ini  sebagai siswi kelas XI SMAN 1 Ranto Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Penulis sangat menyukai menulis khususnya essai.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Satu Kayuhan bisa Mengubah Dunia Mereka

Satu Kayuhan bisa Mengubah Dunia Mereka

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00