POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

SEPEDA DAN NURANI

Tulisan Ilhartuty, S.Si, M.Si, peserta Lomba Menulis majalah POTRET yang diselenggarakan oleh CCDE, POTRET Gallery, majalah POTRET, dan majalah Anak Cerdas, didukung oleh Toko Sepeda Serikat dan Jasaroda. Silakan berikan like dan komentar anda di IG Potret_Gallery.

RedaksiOleh Redaksi
February 17, 2023
SEPEDA DAN NURANI
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh  Ilhartuty, S.Si, M.Si

Guru SMP Negeri 1 Baitussalam, Aceh Besar

 

Siapa yang masa kecilnya dihabiskan dengan bersepeda? Pastinya hampir semua pernah mengayuh sepeda bukan? Luka di kiri kanan lutut menjadi pemandangan yang lazim bagi anak-anak yang sedang belajar bersepeda. Konon, obat merah pun menjadi andalan para ibu ketika sang anak mengeluh kesakitan.

Namun, dibalik rasa sakit yang ada tercipta kebahagiaan tak terkira. Ketika  kemampuan bersepeda sudah memenuhi prasyarat, waktu yang ada seolah tak pernah cukup untuk memuaskan keinginan untuk terus dan terus mengayuh sepeda. Senyum kemenangan pun terpancar dari wajah-wajah tak berdosa.

Ada kalanya sepeda menjadi barang yang dijanjikan saat meraih prestasi tertentu di sekolah atau bahkan sebagai kado ulang tahun. Tentu saja iming-iming ini dapat memotivasi anak untuk lebih giat dalam belajarnya agar janji tersebut bukan hanya sekadar isapan jempol belaka.

Belakangan bersepeda atau sekarang dikenal dengan istilah gowes menjadi gaya hidup bagi kalangan tertentu. Hari Sabtu dan Minggu menjadi momen bersepeda bareng keluarga atau dengan komunitas tertentu yang berakhir di warung kopi atau kafe sebagai ajang  tempat nongkrong.

Gowes kembali mencuri perhatian banyak khalayak di kala pandemi melanda bumi nusantara. Adanya kebijakan pemerintah yang membatasi gerak dan penutupan fasilitas umum menyebabkan masyarakat mencari alternatif lain untuk tetap bisa berolahraga. Olahraga menjadi kunci agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari virus Corona yang menghantui  pikiran semua orang.

Pengalaman bersepeda bagi sebagian orang mungkin hanya secuil dari pengalaman yang pernah dirasakan dalam hidupnya. Tetapi bagi anak-anak yang terlahir dari keluarga serba kekurangan sepeda seolah menjadi barang mewah yang tidak termasuk dalam daftar list yang wajib ada.

Masa kecil terlewatkan tanpa pernah merasakan sensasi mengayuh sepeda ataupun balapan sepeda. Mereka bermain hanya dengan mengandalkan fisik seperti petak umpet, bermain guli atau bahkan tidak punya kesempatan bermain karena harus bekerja membantu orang tua.

Potret kehidupan seperti ini masih dijumpai di desa-desa pedalaman. Tidak dimungkiri kemiskinan masih menggerogoti bangsa kita meski sumber daya alam melimpah di sekitar. Bahkan Aceh dinyatakan sebagai provinsi termiskin di pulau Sumatra. Miris memang tapi itulah kenyataan yang terbentang di depan mata. Masing-masing kita hanya berpikir cara agar kehidupan tetap berlanjut esok hari dan anak-anak tetap dapat bersekolah.

Maka tidaklah heran jika kita masih menemukan anak-anak yang berjalan kaki hingga beberapa kilometer hanya dengan mengandalkan lutut bergoyang dengan alas kaki sekadarnya. Anak-anak ini tidak punya pilihan selain menjalani kehidupan dengan belajar bersabar dan pasrah dengan semua takdir-Nya.

Ada juga anak-anak yang mengayuh sepeda butut untuk mengejar masa depannya. Sosok inspiratif Lintang yang telah diangkat dalam film layar lebar Laskar Pelangi berhasil mencuri perhatian penonton sehingga dinobatkan sebagai film dengan kategori jumlah penonton terbanyak keempat dalam sepanjang sejarah perfilman Indonesia.

Tokoh Lintang yang bersepeda menempuh puluhan kilometer menuju sekolah dengan melewati beragam tantangan menyadarkan kita betapa pendidikan hanya milik mereka yang bergelimang harta. Kemiskinan membatasi pikiran dan gerak untuk menampilkan potensi besar yang tersembunyi dalam diri.

Ada juga kisah Denias yang kabur dari rumah dan pergi dari kampungnya demi mencapai keinginan besarnya untuk bersekolah. Kisah anak Papua ini terdapat dalam film Denias yang juga mendulang sukses di masa pemutarannya di bioskop-bioskop di berbagai kota di Indonesia.

Pendidikan seharusnya menjadi hak semua warga negara seperti tercantum dalam pasal-pasal UUD tahun 1945. Pendidikan sebagai bekal menghadapi masa depan yang tidak bisa diprediksi oleh siapa pun. Melalui pendidikan juga peradaban sebuah bangsa akan jauh lebih baik.

Berjalan kaki beberapa kilometer pulang pergi sekolah bukan tanpa bahaya. Apalagi jika sendirian. Ancaman kekerasan seksual dan kriminal mengintai anak-anak sekolah. Akankah kita berdiam diri menyaksikan kesenjangan ini? Atau malah tidak pernah peduli dengan semua kenyataan yang terpampang di depan mata.

Kondisi memprihatinkan yang terdapat hampir di semua kabupaten provinsi Aceh inilah yang pada akhirnya menggerakkan lembaga CCDE(Center for Community Development and Education) untuk ikut berpatisipasi agar pendidikan tetap menjadi kepingan kehidupan bagi anak-anak yang kurang beruntung ini.

CCDE merupakan sebuah lembaga yang menitikberatkan programnya pada dua hal yaitu pengembangan masyarakat dan pendidikan. Salah satu programnya adalah gerakan 1000 sepeda dan kursi roda yang diluncurkan pada tanggal 11 Januari 2012.

📚 Artikel Terkait

Dunia People, Planet, Benefit (PPB) – Untuk Refleksi Hari Buruh 1 Mei 2023

Harapan di Pinggir Jalan: Fenomena Anak Jalanan Banda Aceh

Jejak Puisi Zab Bransah

Pengemis Berkostum Animasi di Banda Aceh

Program 1000 sepeda dan kursi roda ini diperuntukkan bagi anak yatim,piatu, anak miskin dan disabilitas yang ada di Aceh. Harapannya anak-anak tersebut dapat bersekolah meski tidak ada fasilitas transportasi umum atau ketiadaan alat transportasi yang dimiliki anak tersebut.

Hampir semua kabupaten di Aceh menjadi tujuan CCDE menyalurkan bantuan. CCDE dipercayakan untuk mengalirkan bantuan-bantuan dari para donatur, termasuk dari warga Denmark. Beberapa daerah penerima bantuan seperti kabupaten Aceh besar,Krueng sabe, Panga di Aceh jaya.

Kabupaten Aceh barat daya meliputi beberapa kecamatan yaitu Babah rot, Kota bahagia, Blang pidie dan Manggeng. Untuk kabupaten Aceh selatan meliputi daerah Labuhan haji dan Trumon.

Program 1000 sepeda menumbuhkan rasa sensivitas bagi masyarakat lain agar lebih peka terhadap lingkungan. Sedikit yang kita berikan tetapi bermakna besar bagi mereka. Lihatlah bagaimana wajah-wajah bahagia penerima bantuan saat sepeda diserahkan. Ada Yuyun, Siti julaiha, Fitriani, Salsabila dan sederet nama lainnya yang akan terus bertambah seiring dengan bantuan yang bisa kita berikan.

Mari kita ambil bagian dalam program kemanusiaan ini dengan mulai melakukan sedikit aksi nyata seperti ikut menyebarkan informasi kegiatan CCDE di media sosial kita, Follow akun Instagram yang berkaitan dengan program CCDE serta membuat tulisan tentang kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh CCDE yang berkaitan dengan program ini.

Semakin banyak yang tahu manfaat akan program ini kemungkinan bantuan juga akan terus berdatangan, sehingga berdampak akan semakin banyak pula anak-anak Aceh dapat mengejar impiannya dengan bersekolah.

 

Penulis merupakan pegiat literasi yang tergabung dalam beberapa komunitas seperti Joeragan Artikel, Arunika dan WIN.

 

Biodata Penulis

Nama : Ilhartuty, S.Si, M.Si

Profesi : Guru di SMPN 1 Baitussalam Aceh Besar

Alamat : Kp. Mulia Banda Aceh

Email : ilhartuty@gmail.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 141x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 128x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 98x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 92x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
165
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Sepeda

Sepeda

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00