POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

KITA CUMA PUNYA POOR DAD!

GENERASI MUDA HARUS SADAR, Kita hanya punya POOR DAD!

RedaksiOleh Redaksi
February 5, 2023
KITA CUMA PUNYA POOR DAD!
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Melda Amelina Febriani
Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris, FKIP Universitas Syiah Kuala, Darusalam, Banda Aceh

 

Sebelum masuk kepada pembahasan, ada beberapa pertanyaan yang  harus dijawab. Pertama, bicara tentang financial, apa yang pertama terlintas di pikiran anda?  Kedua, adakah sosok dekat dan nyata yang mengajari anda tentang financial freedom? Terakhir, ibu dan ayah anda merupakan generasi ke berapa yang hidup seperti saat ini? Lalu, usia berapa generasi muda harus melakukan action mengelola keuanganya? Apakah usia 17 tahun terlalu dini? Atau 20 masih belum punya tanggung jawab? Atau anda tim yang berfikr belum hal-hal semacam itu tidak perlu dimanage?

Nah, bicara tentang financial, kebanyakan masyarakat kita merasa hal tersebut terlalu perfesional atau baku. Orang semacam kita sepertinya dapat mencukupi kebutuhan sehai-hari saja sudah lebih dari cukup. Setuju? Ini masalah kita, generasi keluarga yang hidup terus begitu-begitu saja. Kalau dibuat grafik, garisnya hampir membentuk lurus atau mungkin bahkan lurus. Mari kita ilutrasikan, kakek dan nenek anda hidup sederhana dan bahagia, lalu lahir anak yang katakan anaknya adalah ibu anda . Kemudian ibu bertemu dengan ayah dan menikah, lalu anda ada dan sekarang sedang membaca tulisan ini, apakah ibu dan ayah anda hidup dengan financial freedom hari ini? Bukan hidup lebih baik dari kehidupan kakek nenek anda ya, sebab ukuranya akan timpang, masa dan zaman ibu dan kakek nenek anda hidup jelas berbeda. Kalau jawabnya iya,  ibu dan ayah anda berhasil mengelola financialdengan tepat. 

Masalah di atas simple ya, tapi terlihat jelas betapa kita sudah lama sekali jalan di tempat. Bekerja untuk menunggu awal bulan dan selalu mencari cara agar bisa tetap makan dan mencukupi kehidupan sehari-hari. Jadi maksudnya apakah harus hidup bermilang harga? Bukan itu,  sedihnya tidak ada yang mengajari kita tentang hal ini sehingga kita belajarnya meraba-raba, motivasinya hilang tumbuh. Kita bukan tumbuh dari lingkungan keluarga dengan background education finansial yang baik, beda sekali dengan mereka yang sudah financial freedom dari benih. Antara mindset mereka dan kita tuh ya jauh sekali berbeda. Sadar kah mereka yang sudah aman secara financial mempunyai kemungkinan besar menghasilkan generasi yang serupa dan akan terus seperti itu. Sedangkan kita yang terus merasa aman dengan kehidupan yang serba cukup-cukupan ini, berputar di situ-situ saja dan dipaksa siap menjadi sanwich generation selanjutnya. Ya bagaimana, hidup terus berjalan, semua harus dilalui walaupun tercekik terus-menerus sampai menghilangkan kesejahteraan hidup, kesempatan dan peluang, tidur nyenyak, serta dalam jangka waktu tertentu berdampak kepada kesehatan. Dan ya, dapat dipastikan keadaan tersebut akan menambah coast yang tidak terduga-duga.

📚 Artikel Terkait

Nyawa di Bursa Global

Menjaga Keselamatan Wisatawan Bahari

Sastra Madani Merintis Jalan Kedamaian dan Mendunia

MENGENANG 13.514 HARI ABON AZIZ: SANG ARSITEK ULAMA ACEH

Tampaknya pasrah dan putus asa merupakan peluang pasti yang ditunggu-tunggu generasi Indonesia. Lebih sedihnya, kebanyakan peluang golongan MERDEKA yang baca, sedangkan kita? Tahukah bahwa hari ini ada banyak sekali buku yang menjelaskan perbedaan mindset dan perilaku dua golongan ini? Cukup miris!  Kalau digambarkan, hampir semua peluang dan bagian-bagian TOP diisi oleh golongan mereka, sedangkan kita? Seperti tidak ada bagian yang dapat diisi, kecuali bagian yang golongan mereka enggan mengisinya.

Faktanya, mereka yang sejahtera secara financial justru mereka pula yang paling berusaha dan terus berinovasi sehingga menghasilkan beberapa cabang pemasukan. Sedangkan kalau difikir-fikir mereka tidak perlu susah payah melakukanya. Bukankah seharusnya justru kita yang harus demikian, kenapa terbalik ya? terjawab kia-kira ya, paradikma masyarakat tentang pernyataan yang mengatakan “yang kaya semakin kaya dan yang miskin tetap miskin”.

Menyalahkan keadaan sama sekali tidak ada gunanya, kesadaran penuh generasi muda sangat dibutuhkan. Mengatakan orang lain punya privilege terhadap penyacapian yang dimiliki,  sedangkan kita tidak. Dapat dipastiakn hal tersebut tidak merubah kondisi apapun, justru hanya membuat kita merasa aman dengan kondisi tersebut, bukan malah belajar. Kalaupun memang benar demikian, selamat kepada mereka. URGENT! kita disuruh secepatnya bergerak atau tidak akan pernah bergerak sama sekali. Anda pasti tahu, pergerakan era di mana kita hidup saat ini berkembang begitu cepat. Kalau ternyata fakta mengatakan kita tidak tumbuh pada lingkungan yang mampu membentuk kita dapat seperti mereka, yang mengajari tentang peluang, menjamin kesejahteraan keturunan, dan sekarang waktunya kita yang harus membentuk lingkungan itu sendiri. Paling tidak, suatu hari nanti keturunan kita kelak dapat menikmati dampak yang kita sebut privilege itu. Jangan merasa kalah, tangan kaki kita masih cukup kuat kok. 

Akhirnya sebagai penutup kata, anda harus tahu 80% orang Amerika yang jadi miliarder adalah orang kaya generasi pertama dikeluarganya. So,Good Luck! Terus bertahan ya, still alive!

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Tebak-Tebak Buah Manggis untuk Vonis Sambo

Tebak-Tebak Buah Manggis untuk Vonis Sambo

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00