POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Mereka Yang Syahid

RedaksiOleh Redaksi
December 1, 2022
Mereka Yang Syahid
🔊

Dengarkan Artikel

Usfa Sri Rezeki

 

Malam begitu pekat

terasa amat penat

Tak biasanya…

Seakan semuanya makhluk diam

Tak berani bersuara

Jangkrik seakan bersembunyi

Kodok pun seakan tidur pulas

 

Irma terjaga dalam diam

Diresapinya suasana malam

berdiri dia melangkah ke jendela

Lalu disibakkan kain gorden dengan perlahan

Menatap sebuah rumah

Di tempat dulu mereka bersenda dan bersuka ria

Ntah mengapa hatinya galau

Pikiran pun kacau

Ntah senang ntah nestapa

Namun perasaan itu terus menggoda

 

Pagi itu Irma dan anak-anaknya ingin ke pantai. Dibangunkan anak-anaknya yang masih pulas. Namun mereka tak beranjak jua. Irma terus saja membangunkan mereka. Tiba-tiba goncangan itu mengejutkannya. Semakin keras dan semakin keras goncangan itu

Tak sadar keluar kata “gempa”.

Dengan sigap ditarik kedua anaknya dan berlari keluar

*https://www.kompas.com/sains/read/2022/01/18/123000323/penjelasan-ilmiah-mengapa-gempa-dapat-mengakibatkan-tsunami

 

Goncangan demi goncangan semakin terasa, seakan merobohkan isi dunia.

Kata-kata “lailahailallah” pun terucap keras dan terdengar jelas. Pucat pasi di wajahnya.

Berpikir akan kah kiamat dunia?

 

Goncangan magnitudo 9,3 skala Richter, telah mengakibatkan tsunami yang menyebabkan banyaknya korban jiwa.

Perasaan cemasku pun mengisi jiwa-jiwa.

*https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_dan_tsunami_Samudra_Hindia_2004

 

Berapa saat setelah itu, entah apa terjadi di luar sana, namun banyak orang hiruk pikuk berteriak

Lari… Larii… Lariii…

Itulah kata yang terdengar di saat itu

 

Ternyata air laut melimpah ke darat

Tak masuk akal sehat

Tapi ini benar adanya

Air menggulung jutaan manusia

Rumah, toko, pepohonan semua hancur tak tersisa

Air bena telah tiba

Duka nestapa pun membelenggu jiwa

*https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/12/15/deretan-bencana-tsunami-terbesar-yang-menelan-ribuan-korban-meninggal-di-indonesia#:~:text=Badan%20Meteorologi%20Klimatologi%20dan%20Geofisika,itu%20disebut%20mencapai%20227.898%20jiwa

 

Beberapa jam setelah itu

Irma pun mengingat ibu

📚 Artikel Terkait

DLHK3Banda Aceh Ajak Masyarakat Jaga PJU

Setahun Sekali

BIARKAN CEMARA MENDESAU

Pentingnya Menyiapkan Universitas di Aceh Menjadi Kampus Inklusif

Ibunya yang berjualan nasi di setiap pagi

Sampai saat ini belum kembali

Irma pun pergi ke tempat jualan ibunya

Dan terpana tanpa suara

Menyaksikan suasana di sana

Semuanya telah rata

Bumi berselimutkan sampah dan puing-puing di mana-mana

Hanya air mata yang mengalir

Tanpa bisa berbuat apa-apa

Ibu… Ibuu… Ibuuu….

Hatinya menjerit

Di manakah ibu?

Ibu… Ibuu… Ibuuu…

Semoga Allah melindungi mu

 

Irma pun terpaku diam membisu

Pikiran pun tak menentu

Hati terasa disayat sembilu

Memikirkan dimana gerangan ibu

 

Malam pun tiba

Berbalut kerudung putih, menangis bersimbah air mata

Qitabullah masih terdekap di dadanya

Sebagai saksi kepedihan hati yang luka

 

Oh Tuhan…

Kemanakah ibu…

Masih adakah dia…

Masihkah engkau menyelamatkan jiwanya

Dari terjangan air laut yang mengganaskan

 

Begitu hebat guncangan itu

Hingga meluluh lantakkan bumi Aceh tercinta

Tak terhitung korban jiwa4

Tak terhitung korban harta

Hanya dalam waktu 30 menit

Sapuan air itu menenggelamkan sebahagian bumi Aceh

Duka Aceh menjadi dukanya dunia

Mereka menangis

Mereka berduka

Seakan diri mereka pun menjadi mangsa

Dari luapan air laut semata

*https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/12/15/deretan-bencana-tsunami-terbesar-yang-menelan-ribuan-korban-meninggal-di-indonesia#:~:text=Badan%20Meteorologi%20Klimatologi%20dan%20Geofisika,itu%20disebut%20mencapai%20227.898%20jiwa

 

Isak tangis pun semakin menyayat

Hati pun terasa tersayat-sayat

Tuhan…

“Apakah ibu ku telah pergi dalam diam?”

Gumamnya

Tak ada berita semuanya diam

Jiwanya terasa semakin kelam

Seiring lampu-lampu di saat itu padam

 

Malam pun semakin larut

Membuat hatinya yang kian bergelut

Dengan rasa-rasa yang kelam bagaikan kabut

Gelap… Gelapp… Gelappp…

Bagaikan mata hari terbalut kabut

Begitu dahsyatnya air itu hanya 100 m/detik saja

Mampu mengubah segalanya

Kepedihan kini menyelimuti raga

Duka nestapa pun semakin terasa

Perih, pedih, dan pilu amat dirasa

Melepas perginya ibunda tercinta

Semoga bahagia di alam sana

Doa selalu dari anak-anak tercinta

Berharap semua syahid sebagai syuhada

 

https://news.detik.com/berita/d-5870910/tragedi-tsunami-aceh-17-tahun-lalu-gempa-dahsyat-diikuti-terjangan-tsunami

Tsunami Aceh bermula dari gempa magnitudo 9,3 yang terjadi sekitar pukul 07.59 WIB pada Minggu (26/12/2004).

Gempa dirasakan selama 10 menit dan berpusat di Samudra Hindia pada kedalaman sekitar 10 kilometer di dasar laut.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
SEMUA MENURUT PERINTAH-MU

SEMUA MENURUT PERINTAH-MU

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00