Esai · Potret Online

1992: Saat Merah Putih Pertama Kali Berkumandang di Olimpiade Bulutangkis

Penulis  Redaksi
Mei 23, 2026
2 menit baca 24
IMG_1267
Foto / Ilustrasi1992: Saat Merah Putih Pertama Kali Berkumandang di Olimpiade Bulutangkis

Oleh Saiful Bahri

Tahun 1992, Barcelona. Untuk pertama kalinya, bulutangkis resmi dipertandingkan di Olimpiade.  

Dan Indonesia tidak hanya ikut. Kita langsung kasih statement.

Emas pertama datang dari Susi Susanti.  

Di final tunggal putri, dia berhadapan dengan Bang Soo Hyun dari Korea. Pertandingan 3 set yang menguras emosi.  

Saat poin terakhir jatuh, Susi jatuh berlutut di lapangan. Air mata pecah. Bukan cuma karena menang, tapi karena dia baru saja mengukir sejarah—emas Olimpiade pertama untuk Indonesia.

Belum selesai haru itu, emas kedua menyusul dari Alan Budikusuma.  

Final tunggal putra jadi final sesama Indonesia. Alan melawan Ardy Wiranata.  

Dua anak bangsa bertarung habis-habisan, dan di akhir hari, merah putih berkibar di dua nomor sekaligus.

Itu baru permulaan.  

Yang bikin cerita ini makin manusiawi, Alan dan Susi yang dulu berjuang satu pelatnas, sekarang jadi satu keluarga.  

Dari rekan seperjuangan, jadi pasangan hidup. Dari juara di lapangan, jadi pembina juara-generasi berikutnya.

Orang sering bilang itu “cinlok” — cinta lokasi.  

Tapi kalau dilihat lebih dalam, itu bukti kalau orang-orang dengan semangat juang yang sama, biasanya memang ketemu di ujung jalan yang sama.

1992 bukan cuma soal 2 emas.  

Itu soal pembuktian bahwa anak Indonesia bisa jadi yang terbaik di panggung dunia.  

Dan mental itu masih hidup sampai sekarang.

✦ ✦ ✦
Apakah tulisan ini bermanfaat?
Tulisan esai ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi memberikan ruang ekspresi tanpa intervensi isi.
Tentang Penulis
Majalah Perempuan Aceh
Diskusi
Upload foto profil (opsional)
Memuat komentar...