HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168

HABA Mangat

Kabar Redaksi

Kabar Redaksi

Februari 2, 2025
Majalah POTRET pun Penting dan Perlu Untuk Melihat Wajah Batin dan Spiritualitas Diri Kita

Pemenang Lomba Menulis Februari 2025

Maret 2, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    882 shares
    Share 353 Tweet 221
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    869 shares
    Share 348 Tweet 217
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Literasi Digital, Solusi Pembelajaran Online Lebih Optimal

Redaksi by Redaksi
Agustus 14, 2021
in Artikel, literasi digital, Pendidikan, Teknologi
Reading Time: 7 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Baca Juga

Ketika Agama Menjadi Optik: Refleksi Ramadhan 1447 dari Serambi Mekkah

Maret 15, 2026
Presiden Pedofil?

Presiden Pedofil?

Maret 14, 2026

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

Maret 14, 2026

(Refleksi Webinar Gerakan Naional Lierasi Digital 2021) Oleh: Vera Hastuti, S.Pd., M.Pd

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan model daring online kembali diterapkan oleh Dinas Pendidikan kabupaten Aceh Tengah. Kebijakan ini terpaksa diambil sebagai salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19. Meningkatnya angka pasien positif corona membuat pemerintah harus mengambil langkah cepat demi mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi.

Dunia pendidikan saat ini sekan mati suri. 

Untunglah, berkat bantuan teknologi, pendidikan selama pandemi tidak terhenti. Kegiatan transfer ilmu antara guru dan siswa masih dapat tetap dilaksanakan melalui media teknologi digital. Memang harus diakui, teknologi tidak bisa secara masif menggantikan peran guru dalam interaksi belajar mengajar. Namun, Untuk saat ini, apapun alasannya, apapun hambatannya, pendidikan harus tetap berjalan dan tidak boleh terhenti.

Literasi Digital

Pandemi telah membuat transformasi baru pada wajah pendidikan di Indonesia bahkan di dunia. Pendidikan yang biasanya diadakan tatap muka di depan kelas antara guru dan siswa kini beralih dengan menggunakan Handpohone atau laptop. Teknologi digital dan pendidikan adalah satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Diterapkannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) dan berlanjutnya belajar jarak jauh (PPJ) membuat teknologi digital menjadi hal yang sangat penting.

Literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya. Kecakapan pengguna dalam literasi digital mencakup kemampuan untuk menemukan, mengerjakan, mengevaluasi, menggunakan, membuat serta memanfaatkannya dengan bijak, cerdas, cermat serta tepat sesuai kegunaannya. (Devri Suherdi, 2021).

Menciptakan masyarakat yang cakap dengan literasi digital adalah salah satu cara untuk mendukung terwujudnya agenda perubahan pembelajaran digital. 

Literasi digital dapat membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang teknologi digital. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kecakapan digital masyarakat Indonesia untuk menciptakan ruang digital yang aman, beretika, dan produktif.

Segitiga Emas Pendidikan di Masa Pandemi

Pembelajaran yang baik dengan menggunakan teknologi digital harus diciptakan. Di masa pandemi, orang tua, guru dan siswa disebut sebagai segitiga emas pendidikan. Ketiga unsur penting ini menjadi kunci utama suksesnya pembelajaran Jarak jauh (PJJ) baik dilaksanakan secara luring atau daring. 

Tentunya, banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam perubahan tranformasi pendidikan ini. Bila, ketiga unsur penting ini saling bekerja sama dan memiliki satu pemahaman yang sama, diharapkan akan tercapai pembelajaran yang efektif dan maksimal.

Literasi Digital bagi Orang Tua

Orang tua, sebagai salah satu unsur penting segitiga emas pendidikan, perlu memiliki pemahaman literasi. Hal ini karena intensnya anak-anak dalam menggunakan teknologi digital. Literasi digital bagi orang tua diantaranya mendampingi dan mengawasi anak, terutama anak yang masih berusia dini. Maksimalnya waktu orang tua saat berkomunikasi, membimbing, memberi saran serta mengevaluasi terkait aplikasi atau konten internet yang di konsumsi anak bisa meningkatkan kualitas belajar anak.

Dekatnya anak-anak dengan dunia digital terutama media sosial rentan terhadap pengaruh- pengaruh negatif. Selain meningkatkan risiko cyberbullying atau perundungan siber, media sosial juga rentan terhadap penipuan yang berkedok dunia digital. Akibat penggunaan media sosial yang tidak terkontrol dengan baik dapat meningkatkan kecemasan bagi anak. Bila orang tua memaksimalkan pemahaman literasi digital dan langsung mengaplikasikannya, maka efek negatif dari pemakaian digital dapat diminalisir.

Literasi Digital bagi Siswa

Literasi digital bagi siswa menjadi penting karena bisa membantu siswa untuk mampu berpikir kiris, kreatif dan inovatif. Pemahaman digital yang baik akan mampu membuat siswa lebih beretika dalam menggunakan teknologi digital. Literasi digital juga mampu membantengi siswa dari berita hoaks. Siswa yang telah terbiasa dengan literasi digital akan mampu menerima dan mengelola informasi yang didapat dengan baik. Serta akan mampu menyelesaikan masalah dengan lebih bijaksana. Literasi digital juga dapat menjadikan siswa lebih lancar dan bisa berkolaborasi dengan lebih banyak orang.

Literasi Digital bagi Guru

Pandemi Covid -19 menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Dengan literasi digital, pembelajaran yang baik dan inovatif dapat diciptakan. Di masa ini, guru dituntut untuk mengembangkan kreativitas pembelajaran dengan menggunaan teknologi digital. Pembelajaran dengan digital bukan hanya sekadar untuk transfer pengetahuan, tapi juga bagaimana pembelajaran itu bisa tersampaikan dengan baik. Pengembangan digital di dalam dunia pendidikan harus selalu dikembangkan, terutama kemampuan atau kecakapan dalam mengaplikasikan teknologi digital.

Literasi digital bisa memudahkan terwujudnya pembelajaran digital yang efektif, kreatif dan optimal. Tiga segitiga emas pendidikan sebagai unsur utama suksesnya pembelajaran online harus saling berkontribusi dan bersinergi. 

Dengan optimalnya kinerja ketiga unsur penting itu, diharapkan kita bisa bersama menghadapi era pendidikan digital dengan lebih baik, arif dan bijaksana. Dengan begitu, kita berharap pendidikan tetap berjalan dengan baik dan optimal walaupun dengan menggunakan teknologi digital.

*Guru SMAN 1 Takengon, tinggal di Lorong MJM, Takengon, Aceh Tengah

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 245x dibaca (7 hari)
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel
12 Mar 2026 • 227x dibaca (7 hari)
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
Antara Sajadah dan Layar: Menjaga Makna Ramadan di Era Digital
13 Mar 2026 • 182x dibaca (7 hari)
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
Tersisa Roy Suryo dan dr Tifa, Apakah akan Ikut Rismon Juga?
13 Mar 2026 • 147x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 127x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Negara yang Mendidik dan atau Negara yang Menghukum
#Doa di Bulan Ramadan

Malam Lailatul Qadar

Maret 15, 2026
Agama

Ketika Agama Menjadi Optik: Refleksi Ramadhan 1447 dari Serambi Mekkah

Maret 15, 2026
Kala Kemampuan Kognisi Siswa Semakin Menurun
Kualitas pendidikan

Mengelola Pendidikan Ala Keledai?

Maret 15, 2026
POTRET Budaya

Di Bawah Langit yang Sama: Takjil Ramadan, Paskah, dan Taut Persaudaraan

Maret 14, 2026
Next Post

Tanpa Jeda

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com