Artikel

Pahit Kopi Kembali Manisnya

Oleh Redaksi
December 10, 2025
0

Oleh Abdul Aziz Ali cawan kopi hanyut di bumi sumaterapahit di rasa,tertumpah simpatiterasa di hati hanya seberkas doa untukmu, sumatera...

Baca SelengkapnyaDetails
#Cerpen

Air Mata Aceh

Oleh Redaksi
December 10, 2025
0

Karya Rasya RamadhaniSiswa SMAN 1 LHOKSEUMAWE Hujan terus mengguyur, membasahi bumi Serambi Mekah yang kini berubah menjadi lautan luas. Sungai-sungai...

Baca SelengkapnyaDetails
Artikel

Sebatas Usia

Oleh Redaksi
December 9, 2025
0

Rositah IbrahimJenjaromMalaysia Sebatas Usia Garing petangAngin melayah, liukDaun-daun luruhAda yang mencatat namamu. Hidup lelah-payahKini ternoktahPada garis takdir. Ruang ingatan kamiMemeta...

Baca SelengkapnyaDetails
Essay

Dari Kesulitan untuk Menyongsong Masa Depan dan Cita-cita

Oleh Redaksi
December 9, 2025
0

Oleh: Kang Thohir Ketika kita sedang kesulitan kita akan mengalami berbagai tantangan, yaitu meminta, berharap ingin diberi, dan hilang kesabarannya....

Baca SelengkapnyaDetails
  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    51 shares
    Share 20 Tweet 13
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Mau Buat Apa?

RedaksiOleh Redaksi
October 30, 2017
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh : Lukyana Arsa
Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi, FISIP Unsyiah, Banda Aceh
            “Saya mau jadi apa setelah lulus kuliah?”
            “Bagaimana dengan nasib ijazah saya ya?”
            “Bagaimana jika saya ditolak dan tidak ada lowongan kerja?”
            “Apa saya bisa mendapatkan pekerjaan yang layak?”
            Ya, sederet pertanyaan seperti di atas sering kali muncul di benak para fresh graduate yang mau mencari pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan. Seperti memiliki sebuah ketakutan yang berarti jika tidak segera mencari dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Benar memang bahwa pekerjaan adalah kebutuhan primer yang harus dicari guna mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang, setidaknya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
            Seiring berjalannya waktu, pekerjaan tidak hanya dijadikan sebagai alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup, akan tetapi ada kebutuhan sekunder bahkan kebutuhan tersier yang harus dipenuhi oleh setiap orang, seperti kebutuhan untuk jalan-jalan, rekreasi, kebutuhan untuk membeli baju dan sepatu baru, sampai pada kebutuhan untuk membeli barang-barang mewah yang sudah memiliki brand ternama. Sebagai manusia hal seperti ini lumrah, sah-sah saja dan tidak ada salahnya jika ia mampu untuk membelinya, dan sudah menjadi kodrat bahwa manusia selalu ingin lebih dan lebih lagi, artinya, ketika pekerjaan yang didapatnya sudah lebih baik, penghasilan dan pendapatannya menjadi lebih banyak, sudah pasti ia memiliki keinginan-keinginan untuk melakukan atau membeli sesuatu guna memenuhi kepuasan diri, menunjukkan standar gaya hidup bahkan untuk mengejar dan mempertahankan kelas dan prestise.
            Namun sayangnya, kebutuhan dan keinginan seperti itu tidak dibarengi dengan adanya penyediaan lowongan kerja yang cukup. Setiap tahun ribuan bahkan ratusan ribu mahasiswa diwisudakan, setiap tahun ratusan ribu lulusan mencari dan melamar pekerjaan sana-sini. Dari sekian banyak yang melamar hanya sedikit yang diterima di perusahaan atau instansi yang dituju. Sisanya menjadi pengangguran dan memilih untuk menunggu kapan akan dibuka kembali lowongan pekerjaan. Cerita lainnya, lowongan pekerjaan terbuka lebar hanya saja tidak ada kriteria yang cocok dengan spesifikasi yang dimiliki calon pelamar yang membuat pelamar enggan untuk mencoba-coba, dan ujung-ujungnya juga akan menganggur dan menunggu mendapatkan panggilan pekerjaan.
            Menunggu berhari-hari, berminggu, berbulan bahkan bertahun tentu tidak akan menghasilkan apapun jika kita mencoba untuk melakukan sesuatu. Sebagian dari lulusan tentu akan berpikir daripada menunggu lebih baik mencari jalan lain untuk mendapatkan penghasilan.
Setiap ada kemauan, pasti ada jalan. Ungkapan seperti ini tentu tidak asing lagi di telinga kita, dan sesuai dengan isinya bahwa jika kita ingin berubah, ingin berbuat dan kita ingin melakukan sesuatu tentu selalu akan ada jalan yang terbuka untuk kita di dalam menjemput rezeki. Ada banyak jalan dan cara yang bisa kita lakukan daripada hanya menunggu panggilan pekerjaan yang tak kunjung datang.
Tak perlu ribet untuk mulai melakukannya. Mulai saja dari hal-hal kecil yang bisa dan sering kita lakukan. Saat kuliah kita sering menulis berbagai artikel, cerpen, puisi dan kemampuan menulis kita terbilang mumpuni, kenapa tidak mencoba saja menjadi penulis. Mula-mula coba untuk mengirim tulisan ke media online, lalu ke media cetak dan jika ingin lebih kita bisa mencoba menulis buku, novel dan dikirimkan ke penerbit mayor untuk diterbitkan secara nasional.
Untuk pecinta fotografi, cobalah mulai menekuni dunia foto lebih dalam lagi, ikut bergabung dengan komunitas-komunitas fotografer guna mendapatkan ilmu dan linkpekerjaan yang lebih banyak, ikuti kompetisi dan pameran-pameran foto sampai benar-benar menjadi forografer yang profesional. Sama halnya untuk pegiat film, pengalaman, ilmu dan link-link yang sudah didapatkan di bangku tidak berhenti sampai disitu saja dan harus terus berlanjut untuk berkarya sampai menjadi seorang film maker yang hebat. Demikian juga untuk seniman musik, tari, dan lainnya semuanya bisa dimulai dari hal-hal yang dekat dari diri sendiri.
Lalu bagaimana dengan jiwa-jiwa akademis yang tidak memiliki hobi seperti itu? Tidak perlu khawatir, semua punya jalan. Kita bisa membuka les, menjadi guru privat, walaupun hanya beberapa orang saja yang diajari bukankah cukup untuk beberapa waktu sampai ada lowongan yang cocok dengan dirinya.
Bagi Mereka yang bisa berkreasi dengan kerajinan tangan, bisa membuat kue, dan lain sebagainya bisa lebih menekuninya dan mencoba membuatnya lebih banyak, kemudian bisa dijual ke warung, toko-toko atau bisa dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi internet yang ada sekarang dengan berjualan secara online.
Nah, mudah bukan? Ya, mudah jika niat tersebut terwujud dengan perbuatan yang nyata. Daripada menunggu panggilan kerja  yang tak kunjung datang, lebih baik kita melakukan hal-hal yang dekat dengan dengan kita, bisa dan sering kita lakukan. Walaupun kadang penghasilannya tidak seberapa, setidaknya ada sesuatu yang kita kerjakan, tidak terduduk terpaku di rumah. Hal-hal positif tersebut harus terus ditekuni dan dikembangkan karena bisa saja rezeki yang kita jemput berasal dari sesuatu hal yang sering kita lakukan.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 66x dibaca (7 hari)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Keriuhan Media Sosial atas Kasus Keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2 Oct 2025 • 61x dibaca (7 hari)
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
Harmony with Nature: A Global and Islamic Perspective
29 Nov 2025 • 54x dibaca (7 hari)
Hancurnya Sebuah Kemewahan
Hancurnya Sebuah Kemewahan
28 Feb 2025 • 51x dibaca (7 hari)
Hari Ampunan
Hari Ampunan
1 Mar 2025 • 44x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

INNALILLAH MENJADI ALHAMDULILAH

Kesopanan (dalam) Dunia Tulis

Pembangunan Aceh dan Filosofi Manajemen Roda

Aceh Lon Sayang: Cinta yang Luka atau Kebanggaan yang Terpendam?”

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025
#Sumatera Utara

Sengketa Terpelihara

Oleh Tabrani YunisJune 5, 2025
Puisi

Eleği Negeriku  Yang Gelap Gulita

Oleh Tabrani YunisJune 3, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    57 shares
    Share 23 Tweet 14
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    51 shares
    Share 20 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Bulan Oktober 2025

Oleh Redaksi
October 7, 2025
Postingan Selanjutnya

From Local Brand to Smart Entrepreneur

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Sign Up with Facebook
Sign Up with Google
OR

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00