• Latest
Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia - f74dc5d4 82c7 46d5 9b75 c2124f39280d | Puisi | Potret Online

Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia

Oktober 24, 2025
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Puisi | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia - f74dc5d4 82c7 46d5 9b75 c2124f39280d | Puisi | Potret Online

Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia

Anies Septivirawan by Anies Septivirawan
Oktober 24, 2025
in Puisi
Reading Time: 2 mins read
0
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

‎
‎
‎Puisi Anies Septivirawan
‎
‎Seperti sepasang arwah dan jasad
‎Tubuhku adalah Indonesia
‎Indonesia adalah rumah besar
‎Bagi inspirasi, inovasi, kreasi, motivasi, dan intuisi
‎yang  datang dari ruang sepi
‎
‎Seperti sepasang arwah dan jasad
‎Aku telah jatuh cinta
‎Kepada Indonesia, aku telah
‎Memadu kasih asmara dengan Indonesia
‎
‎Aku selalu menjadi dokter penyembuh bagi tubuhku dengan obat -obat sajak  dalam ramuan puisi
‎
‎Aku selalu menjadi polisi pengaman
‎bagi niat-niat jahat yang bersemayam
‎Di dalam otak dan beranda hati
‎Hanya demi tubuh yang bernama Indonesia 
‎
‎Aku selalu berdoa bagi kesehatan tubuh
‎Setiap selepas subuh
‎Agar bermanfaat bagi diri dan semesta raya, Indonesia untuk dunia
‎
‎Sepetti sepasang arwah dan jasad
‎Aku adalah arwah
‎Tubuhku adalah Indonesia
‎Yang telah menikah dan beranak – pinak
‎Mereka bernama keberagaman
‎
‎Rasa cinta ini semakin dalam
‎Kepadamu, wahai Indonesia dan keberagaman
‎Kata orang, keberagaman
‎Adalah anugerah dari Tuhan
‎: indah dan cantik, sexy dipandang,
‎namun kadang pahit dirasakan
‎
‎Karena  pahit getir yang terkandung
‎Dalam keberagaman itu
‎Kadang kita rasakan
‎Ketika hujan tidak adil menyiram bumi
‎Ketika para petani mengeluh
‎Tentang mahalnya harga pupuk
‎Dan panen padi tak sesuai ekspektasi
‎
‎
‎Karena pahit getir yang terkandung
‎Dalam keberagaman itu
‎Menumbuhkan tunas – tunas kecewa dan luka
‎
‎Karena pahit getir yang terkandung dalam keberagaman itu selalu
‎Melahirkan anak-anak sungai air mata
‎
‎Anak-anak sungai itu
‎Tulus menghanyutkan sampah – sampah mimpi,  angan, dan harapan – harapan
‎Menuju samudera raya
‎Yang di tengahnya berdiri kokoh
‎Mercusuar perdamaian bagi dunia
‎
‎
‎
‎Situbondo, 23 Oktober 25
‎

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia - c55c503b 60a2 40a1 b01e d3c1585dfd3d | Puisi | Potret Online

​TEOLOGI LIMBAH

Maret 19, 2026
Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia - 1ce9aa77 c1d1 4186 b427 c4ed29e50cdd | Puisi | Potret Online

Pada Secangkir Cinta

Maret 9, 2026
SummarizeShare235Tweet147
Anies Septivirawan

Anies Septivirawan

Anies Septivirawan adalah penikmat tulisan seni sastra dan budaya. Ia gemar menulis puisi sejak tahun 1995 sampai saat ini. Ia bergabung dengan himpunan penulis penyair dan pengarang nusantara (HP3N) Kota Batu dan SATUPENA Jawa Timur. Anies Lahir di kelurahan Dawuhan, Situbondo, Jawa Timur. Aktivitasnya sehari-hari sebagai wartawan media online. Baginya, menulis adalah upaya mengusir ion -ion negatif di dalam tubuh agar tetap sehat dan panjang umur. Ia sudah menulis 3 buku antologi puisi tunggal dan puisi-puisinya juga menyemarakkan sejumlah buku antologi bersama. Puisinya dan tulisan lainnya juga pernah satu buku dengan Gol A Gong. Buku antologi puisi tunggalnya yang pertama berjudul "Luka dan Kota Sepi Literasi", yang kedua adalah "Menimang Rindu Senja Kala" dan buku yang ketiga berjudul "Dua Senja Menyulam Damai"

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post
Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia - b8e41b37 cd50 4a63 8fac d48d68ad70af | Puisi | Potret Online

Spirit Nyi Eroh dan Terowongan Geureutee

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com